Sejarah topi Frigia yang sudah ada sejak zaman dulu
INDOZONE.ID – Terdapat suatu asal usul terkait sejarah topi Frigia yang digunakan sebagai maskot olimpiade Perancis sekarang. Tepat kemarin, Jumat (27/7/2024) open ceremonial olimpiade tersebut.
Upacara pembukaan itu diadakan di tepian sungai Seine nampak sangat indah pemandangannya karena juga berada dibawah menara Eiffel. Beberapa peserta dari berbagai negara telah unjuk kebolehan dengan menggunakan kapal yang telah mereka sewa dengan adanya bendera negara.
Kini, atlet laki dan wanita yang akan ikut kompetisi harus bersiap demi merebutkan medali. Tentunya, kehadiran topi maskot Frigia ini langsung menjadi perhatian dalam olimpiade ke 33 ini.
Baca Juga: Bamboehoed en Historie: Sejarah Topi Bambu Buatan Tangerang yang Jadi Ikon Tentara Belanda
Simbol maskot ini mewakili seseorang yang akan berkompetisi demi mengharumkan negaranya. Dan, Perancis memilih topi yang dianggap memiliki nilai sejarah dan mudah dikenali dari berbagai orang di seluruh penjuru negeri.
Dengan adanya penggunaan topi Frigia, maka diharapakan panitia juga akan bisa memicu revolusi di bidang olahraga. Dengan begini, para peserta akan merasa bersemangat dalam berkompetisi.
Orang zaman dulu gunakan topi Frigia
Dilansir dari YouTube HistoryAroundYou.Topi Frigia ini dikenal juga sebagai topi kebebasan dimana terdapat lambang perjuangan kemerdekaan Revolusi Perancis yang terjadi dari mei 1789 – 1799. Topi merah dengan bentuk kerucut ini terdapat lekukan di bagian depan dan puncak topi dengan adanya bentuk sosok mungil di bagian tengah topi yang sedang mengibarkan bendera berwarna merah, puti, biru atau Tricolor.
Panita juga merancang satu maskot Frigia lagi dengan menggunakan kaki prostetik dengan bentuk lengkung yang biasa digunakan oleh para atler lari. Yang mana, memiliki motto untuk olimpiade dan paralimpiade: “Berjalanlah sendiri dan lebih cepat, tapi hars bersama dalam meraih hasil yang lebih baik”.
“Kami tentunya bakal memilih gagasan daripada alih – alih binatang. Tudung Frigia ini sengaja dipilih yang mana memiliki makna sangat kuat bagi Republik Perancis,” ujar Ketua Komite Olimpiade Perancis 2024 yakni Tony Estanguet yang juga seorang mantan atlet peraih 3 medali.
Ilustrasi suku Frigia turki di Anatolia
Topi Frigia ini diyakini diambil dari nama suku Frigia. Dimana suku itu hidup di distrik kuno yang berada di bagian barat tengah Anatolia. Suku ini mendominasi sekitar Asia Minor yang sekarang dikenal sebagai Turki pada masa runtuhnya Kerajaan Hittite pada abad ke 12 SM dan masa bangkit bangsa Lidia pada abad ke 7 SM.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: YouTube HistoryAroundYou