Jumat, 12 DESEMBER 2025 • 14:15 WIB

3 Fakta Aneh dan Kocak Ketika Pendudukan Tentara Jepang di Asia Tenggara

Author

Ilustrasi tentara Jepang. (indonesia-investments.com)

INDOZONE.ID - Pada masa pendudukan Jepang di Asia Tenggara, banyak masyarakat yang merasa tertekan, ketakutan, merasa dibohongi karena di iming-imingi sebagai saudara tua. 

Eh tapi ternyata malah lepas dari mulut singa masuk ke mulut buaya, hadehh... 

Meskipun banyak yang merasa tidak nyaman dalam kondisi ini, ada beberapa kejadian lucu yang unik dan membuat keuntungan bagi para pribumi selama Pendudukan Jepang di Asia Tenggara. 

Penasaran? Ayo kita bahas satu persatu!! 

Baca juga: Dari Sekutu Jadi Musuh: Kisah Pecahnya Cina dalam Perang Saudara Mematikan

1. Buang Air Kecil di Jalanan  

Buang air kecil merupakan kebutuhan semua orang. Setiap orang normal pasti pernah buang air kecil. 

Buang air kecil biasanya dilakukan di kamar mandi, toilet, atau tempat khusus untuk buang air. Tetapi para tentara Jepang saat di Singapura memilih untuk buang air kecil di Jalan Kota. 

Menurut kita, orang Asia Tenggara, perbuatan tersebut adalah perbuatan yang tidak santun dan beradab, namun menurut mereka adalah perbuatan yang sah-sah saja. 

Tetapi menurut orang-orang Singapura yang terbiasa dengan tatakrama Inggris, urinasi di jalanan merupakan perbuatan yang tidak sopan dan tidak senonoh. 

2. Bisnis Kondom Bekas

Fakta ini sangat unik dan mengejutkan. Bagaimana tidak, kondom yang sudah digunakan untuk hal kotor kemudian dijual lagi dan dipakai lagi. 

Baca juga: Fakta Kelam di Balik Runtuhnya Keshogunan Tokugawa yang Disembunyikan Berabad-abad

Tapi kenyataan ini terjadi pada masa pendudukan Jepang di Singapura. Di Singapura, para tentara Jepang suka (jajan) dengan pelayan seks setempat karena tidak ada istrinya yang bisa memuaskan nafsu para tentara Jepang. 

Beberapa perempuan yang berada di rumah bordil dan menjadi budak seks di antaranya adalah perempuan Korea, Indonesia, dan wanita Jepang yang disediakan untuk para perwira.

Setelah melakukan prosesi seks, biasanya ada kondom-kondom yang telah digunakan oleh para tentara yang telah melakukan hubungan seks. 

Uniknya, anak laki-laki yang tinggal di dekat rumah bordil sangat giat untuk mengumpulkan kondom yang telah digunakan. 

Mereka kemudian dicuci, dimasukkan ke tabung bambu, dibedaki, digulung kembali dan dijual ke tentara Jepang. 

Satu tentara jepang mungkin bisa saja menggunakan kondom bekasnya kembali maupun memakai bekas temannya. Hmmm terkesan jorok tetapi itu fakta yang mengejutkan.  

3. Mandi Telanjang di Pipa Air 

Para tentara Jepang terbiasa mandi bersama di satu tempat atau yang biasa disebut dengan onsen. 

Mereka memiliki kebiasaan membuka seluruh baju mereka atau telanjang saat mandi. 

Baca juga: Kaki Teratai Emas, Standar Kecantikan yang Menyiksa di Era Tiongkok Kuno

Kebiasaan tersebut dibawa saat mereka melakukan kolonisasi ke Singapura.

Para tentara dengan santai dan seakan-akan di daerahnya sendiri, mereka menanggalkan satu persatu pakaian mereka dan mandi dibawah pipa air yang mengalir. 

Kebiasaan mereka ini dianggap aneh oleh penduduk setempat. Para perempuan Tionghoa yang melihat kejadian ini merasa ketakutan karena dikhawatirkan para tentara Jepang yang telanjang akan memperkosa mereka.

Kejadian tersebut sebenarnya dianggap biasa oleh orang-orang Jepang, tetapi di Singapura hal itu bukanlah hal biasa dan dianggap sebagai hal senonoh yang tidak pantas untuk dilakukan. 

Masa pendudukan Jepang di Asia Tenggara yang sangat identik dengan penderitaan, ternyata masih ada kejadian-kejadian yang tidak kita duga yang membuat geleng-geleng kepala juga agak menggelitik perut menahan tawa. 

Baca juga: Kisah Monster Laut Perairan Edo di Masa Politik Isolasi Keshogunan Tokugawa

Dari buang air sembarangan, bisnis kondom bekas, dan mandi telanjang di pipa air menunjukkan perbedaan budaya yang signifikan antara tentara Jepang dan masyarakat lokal.

Dengan fakta-fakta yang memberikan sisi unik seperti ini membuat sejarah bukan hanya diisi oleh hal-hal yang bersifat serius saja. 

Ada momen-momen kecil yang ketika dilihat hari ini justru aneh, lucu, dan kadang sulit untuk dipercaya. 

Kejadian-kejadian ini mengingatkan bahwa dibalik peristiwa besar pasti ada cerita yang membuat sejarah terasa lebih dekat, lebih hidup dan terkadang membuat kita tertawa sendiri.  

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Asia-Pacific Journal

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU