INDOZONE.ID - Krim wajah pada zaman romawi kuno ditemukan didalam sebuah wadah kecil yang masih tertutup rapat. Uniknya pada krim ini menyimpan bekas jari penggunanya.
Penemuan langka ini sangat mengejutkan para arkeolog di London, tepatnya di area bekas kuil Romawi kuno yang telah terkubur selama hampir 2000 tahun yang lalu.
Wadah silinder tersebut ditemukan dalam kondisi yang terawat, seolah waktu berhenti sejak terakhir kali krim itu disentuh. Di dalamnya, terlihat jelas jejak sidik jari yang membeku dalam lapisan krim putih. Detail kecil yang membuka jendela besar ke kebiasaan kecantikan masyarakat Romawi sekitar 2.000 tahun lalu.
Baca juga: Benarkah Ada Kota Rahasia di Bawah Piramida Giza? Ini Penjelasan Para Ahli
Para arkeolog menduga isi wadah tersebut merupakan krim wajah atau cat wajah yang digunakan dalam ritual atau aktivitas sehari-hari.
Menariknya, benda ini diyakini bukan sekadar alat kosmetik biasa. Lokasinya yang ditemukan di area kuil menguatkan dugaan bahwa krim tersebut mungkin dikuburkan sebagai bagian dari persembahan ritual.
Gary Brown, Managing Director Pre-Construct Archaeology yang memimpin penggalian di lokasi Tabard Square, mengaku terkejut dengan kondisi temuan ini.
Baca juga: 5 Arti Mimpi Pacar Meninggal Menurut Primbon Jawa, Pertanda Apa?
“Saya benar-benar tercengang. Ini tampak seperti krim kosmetik atau salep. Temuan seperti ini hampir tidak pernah bertahan dalam catatan arkeologi, sehingga penemuan ini sangat unik,” ujarnya.
Lokasi penemuan ini sendiri memiliki nilai sejarah tinggi. Wadah tersebut ditemukan di persimpangan dua jalan utama Romawi di kawasan Southwark, tak jauh dari Sungai Thames.
Area ini diketahui sebagai pusat aktivitas keagamaan pada sekitar tahun 50 Masehi, dengan dua kuil Romawi-Keltik berukuran besar dan sebuah halaman luas yang kemungkinan digunakan untuk ibadah massal.
Baca juga: Bagaimana Restorasi Meiji Mengubah Wajah Jepang yang Terbelakang?
Lebih dari sekadar artefak, krim wajah ini menjadi saksi bisu sisi personal kehidupan Romawi kuno tentang perawatan diri, ritual, dan mungkin juga standar kecantikan pada masanya.
Detail sederhana seperti bekas jari justru memberi sentuhan manusiawi, mengingatkan bahwa ribuan tahun lalu, manusia memiliki kebiasaan dan perhatian terhadap penampilan yang tak jauh berbeda dari sekarang.
Baca juga: 5 Arti Mimpi Gigi Patah Menurut Primbon Jawa, Pertanda Buruk atau Baik?
Penemuan ini membuka peluang baru bagi para peneliti untuk memahami lebih dalam praktik kosmetik, ritual, dan kehidupan sosial masyarakat Romawi kuno, langsung dari sentuhan tangan mereka sendiri.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Theguardian.com