INDOZONE.ID - Tahukah Kamu jika bentuk dari planet Mars bukanlah bola sempurna seperti yang kita ketahui sejak duduk dibangku dasar?
Para ilmuwan menemukan bentuk dari planet merah ini serupa dengan bola rugby, yakni memiliki ukuran yang berbeda pada ketiga sumbunya.
Fenomena ini pernah terlihat di wilayah Tharsis Rise dan di wilayah berseberangan secara diametral Syrtis Major dengan adanya tonjolan elevasi.
Pendapat menarik datang dari astronom Dr. Michael Efroimsky dari Observatorium Angkatan Laut AS yang mengatakan bahwa bentuk aneh ini mungkin disebabkan oleh bulan kuno yang telah lama hilang.
Baca juga: Misteri Devil’s Kettle: Air Terjun Aneh di AS yang Menelan Air ke ‘Lubang Neraka’
Bulan ini dinamakan Nerio, berasal dari nama Dewi Perang Romawi dan pasangan Mars dalam mitologi.
Diduga dulu kala Nerio pernah mengelilingi Mars dan memengaruhi planet merah ini melalui gaya pasang surutnya, serupa dengan bagaimana bulan memengaruhi pasang laut Bumi.
Ketika Mars mendingin, bentuknya dapat terdistorsi akibat dari tarikan Nerio yang mengeras dan membeku, hal ini menjadi ciri khas unit planet Mars.
Lainnya, tekanan dari gaya pasang surut dapat melemahkan permukaan Mars membuat planet ini lebih rentan terhadap berbagai perubahan geologis, seperti konveksi internal, pergeseran tektonik, dan letusan gunung berapi. Hal ini yang semakin memperkuat ketidaksimetrisan dari bentuk Mars.
Baca juga: ‘Gunung Roraima’ Misteri Tebing Vertikal di Ujung Dunia yang Bikin Takjub
Bulan kuno yang telah lama hilang juga diduga memiliki massa kurang dari sepertiga bulan kita dan mengorbit Mars secara sinkron.
Jika Nerio hadir ketika Mars penuh dengan lautan magma, tentunya tonjolan dari ekuatorial di Mars dapat menjadi lebih besar lagi.
Dewasa kini, Nerio telah hilang—entah hancur karena tumbukkan atau tertarik keluar dari orbit akibat kekuatan gravitasi benda di sekitar Mars—dan hanya menyisakan dua bulan kecil, Deimos dan Phobos untuk mendampingi Mars sekaligus memberikan sedikit kontribusi terhadap sejarah geologis dan struktural Mars.
Penemuan dan teori ini tentunya membuka jendela baru yang berharga bagi para ilmuwan sekaligus pecinta semesta untuk memahami sejarah dan proses evolusi Mars.
Baca juga: Danau Vostok: Permata Tersembunyi di Balik Es Abadi Antarktika
Selain menjelaskan misteri dari bentuk Mars yang tidak biasa, hal ini dapat mengingatkan bahwa planet merah yang kerap menjadi sahabat malam di langit menyimpan rahasia dan cerita.
Tentunya menantang kita untuk menggali dan memahami lebih dalam tentang planet merah—benda galaksi lainnya yang juga penuh teka-teki.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: BBC, Universe Today