Ilustrasi Segitiga Bermuda. (freepik)
INDOZONE.ID - Segitiga Bermuda sudah lama jadi bahan obrolan seru — mulai dari teori konspirasi sampai cerita horor laut yang bikin merinding.
Area seluas ratusan ribu mil di Samudra Atlantik ini, yang menghubungkan Bermuda,USS Cyclops, dan Puerto Rico, terkenal karena kisah hilangnya kapal dan pesawat tanpa jejak.
Tapi, benarkah tempat ini seangker itu?
Banyak orang pertama kali mengenal Segitiga Bermuda dari cerita-cerita misterius. Bahkan, ada yang mengaku pernah melintasinya langsung saat masih kecil.
Baca juga: Berapa Banyak Galaksi di Alam Semesta? Ini Penjelasan Ilmiahnya
Meski awalnya hanya candaan soal kompas rusak dan arah tersesat, rasa penasaran tentang wilayah ini justru makin membesar — apalagi dengan berbagai kisah aneh yang beredar.
Cerita mistis soal Segitiga Bermuda ternyata sudah ada sejak abad ke-15. Penjelajah terkenal Christopher Columbus pernah mencatat hal ganjil saat pelayarannya ke Dunia Baru tahun 1492.
Ia melaporkan:
Baca juga: Keajaiban Wood Wide Web yang Menjadi Sistem Komunikasi Rahasia Pohon di Dasar Hutan
Selain itu, ia juga menemukan lautan penuh rumput laut tebal — yang kini dikenal sebagai Laut Sargasso — yang membuat kapal sulit bergerak.
Kondisi ini memicu ketakutan awak kapal, bahkan ada yang mengira mereka akan tenggelam.
Cerita-cerita ini kemudian berkembang, ditambah rumor badai ganas dan bajak laut, yang makin memperkuat citra “angker” wilayah tersebut.
Misteri Segitiga Bermuda semakin viral setelah beberapa kejadian besar.
Baca juga: Alasan Mengapa Bunga Rafflesia Arnoldii Berbau Busuk Berdasarkan Fakta Ilmiah
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Marinalife.com