Ilustrasi kecoa. (greenpestmgmt.com)
INDOZONE.ID - Kecoak sering dianggap hama, akan tetapi hewan kecil berwarna coklat ini ternyata memiliki peran penting bagi lingkungan.
Berdasarkan laporan Australian Broadcasting Corporation, Sabtu (11/04/2026) banyak fakta tentang kecoak yang selama ini disalahpahami oleh masyarakat.
Mengutip penjelasan ahli serangga dari Universitas Sydney, Tanya Latty, tidak semua kecoak memiliki tampilan yang kotor atau menjijikkan.
Dari sekitar 4.500 spesies kecoak di dunia, banyak di antaranya justru memiliki warna cerah dan pola yang menarik.
Baca juga: Fakta Kasus Pria di New Mexico Dituduh Membunuh 2 Orang, Mengaku Disuruh Seekor Kecoa
Ia juga menjelaskan bahwa sebagian spesies kecoak memiliki perilaku unik, seperti merawat anak hingga berbulan-bulan.
Bahkan, beberapa hidup dalam kelompok kecil layaknya keluarga.
Sebagian besar kecoak tidak hidup di rumah manusia, melainkan di alam liar. Di habitatnya, kecoa berfungsi sebagai pengurai alami.
Mereka membantu menguraikan bahan organik seperti daun dan kayu yang membusuk.
Proses ini menghasilkan nutrisi yang dikembalikan ke tanah, sehingga membantu menjaga kesuburan lingkungan.
Dengan kata lain, kecoak berperan sebagai “pengompos alami” yang bekerja tanpa disadari oleh manusia.
Baca juga: Ciri-ciri Rumah Dapat Kiriman Sihir: Salah Satunya Banyak Kecoa Muncul Seketika
Tidak hanya di hutan atau semak, kecoak juga berkontribusi dalam pengelolaan limbah di lingkungan perkotaan.
Bahkan spesies yang dianggap hama tetap membantu mendaur ulang sampah organik seperti serasah daun.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Australian Broadcasting Corporation