INDOZONE.ID - Sebenarnya ada berapa galaksi di alam semesta ini? Tentunya yang sudah dikonfirmasi oleh para ilmuwan, bukan berdasarkan cerita orang atau cerita fiksi.
Membayangkan jumlah galaksi di alam semesta bukanlah perkara mudah. Bahkan menghitung bintang yang tampak di langit malam saja sudah terasa mustahil, apalagi mencoba memperkirakan berapa banyak galaksi yang tersebar di seluruh kosmos.
Namun, pertanyaan ini justru menjadi salah satu fokus utama dalam astronomi modern.
Secara sederhana, jumlah galaksi bisa diperkirakan dari dua hal: ukuran alam semesta dan kepadatan rata-rata galaksi di dalamnya. Masalahnya, kedua faktor ini tidak mudah ditentukan secara pasti.
Hingga saat ini, ukuran total alam semesta masih menjadi misteri. Beberapa penelitian bahkan menunjukkan bahwa alam semesta mungkin tidak memiliki batas alias tak hingga, yang berarti jumlah galaksinya juga bisa tak terbatas.
Baca juga: Mengenal Tetangga Bima Sakti, Ini 7 Deretan Galaksi Terdekat dari Bumi
Meski demikian, para ilmuwan memiliki batas pengamatan yang disebut alam semesta teramati (observable universe). Batas ini ditentukan oleh seberapa jauh cahaya telah sempat mencapai Bumi sejak Big Bang sekitar 13,8 miliar tahun lalu.
Berdasarkan perhitungan terbaru, diameter alam semesta teramati mencapai sekitar 92 miliar tahun cahaya, dengan volume sekitar 410 noniliun (410 diikuti 30 nol) tahun cahaya kubik.
Di dalam ruang yang luar biasa besar ini, galaksi hadir dalam berbagai bentuk dan ukuran. Beberapa yang paling dikenal antara lain Andromeda Galaxy, Triangulum Galaxy, dan Whirlpool Galaxy.
Galaksi kita sendiri, Milky Way, merupakan bagian dari kelompok kecil yang disebut Local Group, yang terdiri dari sekitar 30–50 galaksi yang saling terikat oleh gravitasi.
Untuk memahami skala dan keberagaman galaksi, berikut beberapa galaksi yang telah dikonfirmasi melalui observasi ilmiah dan menjadi objek penting dalam penelitian astronomi:
Baca juga: Penampakan Tiga Galaksi Bertabrakan, Kata Nasa Bukan Kejadian Langka
Galaksi tempat kita berada ini merupakan galaksi spiral dengan diameter sekitar 100.000 tahun cahaya. Di dalamnya terdapat lebih dari 100 miliar bintang, termasuk Matahari. Bima Sakti juga menjadi bagian dari kelompok galaksi kecil bernama Local Group.
Andromeda adalah galaksi besar terdekat dengan Bima Sakti, berjarak sekitar 2,5 juta tahun cahaya. Galaksi ini juga merupakan galaksi spiral dan diperkirakan akan bertabrakan dengan Bima Sakti dalam sekitar 4–5 miliar tahun ke depan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Skyatnightmagazine.com