INDOZONE.ID - Galaksi merupakan sistem masif yang terdiri dari miliaran bintang, gas, dan debu yang terikat oleh gaya gravitasi.
Alam semesta menaungi beragam jenis galaksi dengan variasi bentuk serta ukuran yang ditentukan oleh kepadatan bintang dan tingkat luminositasnya.
Planet Bum merupakan bagian dari Bima Sakti, sebuah galaksi bertipe spiral yang jika diamati dari sudut vertikal, akan memperlihatkan struktur menyerupai kincir raksasa yang sedang berputar.
Baca juga: "Bumi Super" di Ujung Galaksi: Planet Mirip Bumi yang Disebut Berpotensi Menampung Kehidupan
Di sekitar Bima Sakti, terdapat berbagai galaksi tetangga dengan jarak yang bervariasi. Berikut adalah ulasan mengenai beberapa galaksi yang letaknya paling berdekatan dengan galaksi kita.
Canis Major Dwarf adalah galaksi kerdil berbentuk tidak beraturan dengan massa sekitar satu miliar massa matahari. Dikutip dari Swinburne University of Technology, ini merupakan salah satu tetangga terdekat kita, terletak sekitar 25.000 tahun cahaya dari Matahari dan 42.000 tahun cahaya dari pusat Bima Sakti.
Namun, akhir-akhir ini, Canis Major Dwarf tidak terlihat di balik debu dan gas di piringan Bima Sakti. Galaksi ini hanya ditemukan selama survei inframerah Two-Micron All Sky Survey (2MASS), yang memungkinkan para astronom melihat melampaui debu.
Galaksi kerdil Sagittarius (Sagittarius Dwarf) adalah satelit Bima Sakti berbentuk elips yang berjarak sekitar 70.000 tahun cahaya dari Tata Surya.
Memiliki dimensi diameter sebesar 10.000 tahun cahaya, galaksi ini menyimpan empat gugus bola utama.
Messier 54 atau M54 terletak tepat di jantung galaksi, sementara gugus Terzan 7, Terzan 8, dan Arp 2 berada di area sekitarnya.
Struktur ini memberikan gambaran unik mengenai komposisi galaksi satelit yang mengelilingi rumah galaksi kita.
Segue 1 adalah satelit Bima Sakti yang hanya berjarak sekitar 75.000 tahun cahaya, menurut American Astronomical Society. Segue 1 merupakan galaksi sferoid kerdil ultra-samar pertama yang ditemukan, dan para ilmuwan telah memperdebatkan sifatnya sejak lama.
Selain memperdebatkan sifat dasarnya, ilmuwan kini tengah menelusuri sejarah pembentukan Segue 1 dan prosesnya mengorbit Bima Sakti.
Sebagai upaya pemecahan masalah tersebut, para peneliti dari University of Virginia dan University of La Laguna menginisiasi pengamatan gerak diri pertama pada objek ini. Studi ini menandai babak baru dalam memahami dinamika galaksi kerdil di sekitar kita.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Space