Ilustrasi gajah perang (Youtube/Muslim Logic)
INDOZONE.ID - Selama ini, kisah tentang jenderal besar Hannibal yang membawa puluhan gajah melintasi Pegunungan Alpen untuk menyerang Romawi hanya hidup dalam catatan sejarah dan legenda.
Kini, untuk pertama kalinya, bukti fisik keberadaan gajah-gajah perang itu mungkin telah ditemukan.
Para arkeolog menemukan sebuah tulang karpal (pergelangan) gajah sepanjang 10 sentimeter di situs penggalian Zaman Besi bernama Colina de los Quemados di Spanyol.
Temuan yang diumumkan pada 18 Februari 2026 ini langsung memicu spekulasi: mungkinkah ini bagian dari pasukan gajah legendaris Hannibal?
Penemuan ini dipublikasikan dalam jurnal Journal of Archaeological Science: Reports oleh tim yang dipimpin arkeolog Rafael Martínez Sánchez dari Universitas Córdoba.
Baca juga: Apa Itu Badai Magnetik? Penjelasan Lengkap Penyebab dan Dampaknya bagi Bumi
Tulang tersebut ditemukan saat penggalian pada tahun 2020 di lokasi yang diduga kuat terkait dengan Perang Punisia Kedua.
Yang membuat temuan ini begitu menarik adalah hasil penanggalan karbon.
Tulang gajah itu diperkirakan berasal dari akhir abad ke-4 hingga awal abad ke-3 Sebelum Masehi.
Periode ini tepat bertepatan dengan masa ketika Hannibal, panglima perang dari Kartago, memimpin 37 gajahnya menyeberangi Alpen untuk menyerang Republik Romawi pada tahun 218 SM.
Selama ini, bukti keberadaan gajah-gajah Hannibal hanya berupa kisah militer, catatan sejarah yang kadang dibumbui, dan lukisan dinding.
Baca juga: Sirkum Pasifik dan Fenomena Ring of Fire: Mengapa Kawasan Ini Begitu Aktif?
Belum pernah ada satu pun sisa kerangka yang secara pasti dapat dikaitkan dengan kampanye bersejarah tersebut—hingga penemuan ini.
Para peneliti membandingkan fosil tulang tersebut dengan tulang gajah Asia modern, mamut stepa, dan spesies mamut purba lainnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Vice.com