Selasa, 14 JULI 2026 • 14:38 WIB

‘Batman' Meksiko Ikat Pencuri Motor di Tiang Lampu

Author

Terduga pencuri motor diikat tiang listrik oleh 'Batman' Meksiko. (Dok. X/LuisCardenasMx)

INDOZONE.ID - Pencuri motor menjadi sasaran aksi seorang vigilante misterius yang dijuluki "Batman dari Lagos de Moreno" di negara bagian Jalisco, Meksiko.

Sejak pertengahan Juni 2026, sedikitnya lima terduga pelaku pencurian Sepeda motor ditemukan terikat di tiang lampu menggunakan lakban. Polisi masih menyelidiki siapa dalang di balik aksi tersebut.

Melansir NYPost, julukan "Batman" muncul dari warga dan media lokal untuk menyebut sosok misterius yang diduga memburu pelaku pencurian kendaraan bermotor.

Vigilante adalah istilah untuk seseorang atau kelompok yang menegakkan hukum dengan cara main hakim sendiri, tanpa melalui proses hukum resmi.

Kasus pertama tercatat pada 13 Juni. Seorang pria ditemukan terikat di tiang lampu dengan lakban, sementara di dahinya tertulis kata "pencuri".

Di dekat lokasi, polisi juga menemukan sebuah sepeda motor yang diduga merupakan hasil curian.

Sejak kejadian itu, polisi telah menemukan lima orang dalam kondisi serupa. Mereka sama-sama diduga terlibat pencurian sepeda motor.

Baca juga: Wali Kota Meksiko Diduga Atur Penculikannya Sendiri untuk Tutupi Kasus Penggelapan Dana

Baca juga: Gadis Asal Brazil Tewas usai Santap Kue dari Pengagum Misterius, Polisi Ungkap Pelakunya Teman Sekolah Sendiri

Polisi Selidiki Dalang di Balik Aksi

Meski banyak warga menduga aksi tersebut dilakukan oleh satu orang, kepolisian memiliki dugaan berbeda.

Aparat menilai kemungkinan ada kelompok yang bergerak di balik rangkaian aksi tersebut.

Para terduga pelaku yang ditemukan terikat mengaku tidak mengetahui siapa pelaku yang menangkap dan mengikat mereka.

Informasi itu membuat penyelidikan menjadi lebih rumit.

Juan Pablo Hernandez, Sekretaris Keamanan Publik Jalisco, mengatakan penyelidikan masih berlangsung untuk mengungkap pelaku di balik aksi tersebut.

Penyelidikan sedang berjalan untuk mengungkap dalang di balik aksi ini.

Ia menegaskan bahwa kelima pria yang diikat tersebut saat ini diperlakukan sebagai korban, dan menekankan bahwa siapa pun tidak boleh main hakim sendiri, apa pun motifnya.

Kasus pencuri motor yang diikat di tiang lampu memicu perdebatan di media sosial Meksiko.

Sebagian warganet mengecam aksi main hakim sendiri karena dianggap melanggar hukum dan berpotensi memicu kekerasan.

Di sisi lain, ada pula yang mendukung tindakan tersebut.

Mereka beralasan aksi itu muncul akibat rasa frustrasi terhadap maraknya pencurian kendaraan dan anggapan bahwa penegakan hukum belum memberi efek jera.

Pernah Terjadi pada 2018

Kasus serupa pernah muncul pada 2018 di Puerto Vallarta, Meksiko. Saat itu, sedikitnya 11 orang ditemukan dalam keadaan telanjang dan diikat di tiang lampu.

Mereka juga dicukur dengan huruf "R" di bagian belakang kepala, yang diduga merujuk pada kata Ratero atau pencuri dalam bahasa Spanyol.

Hingga kini, pelaku di balik aksi tersebut belum pernah terungkap.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Nypost

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU