Jumat, 17 APRIL 2026 • 11:52 WIB

Mengenal Pesan Arecibo Sang Surat Radio Pertama Manusia untuk Alien

Author

Ilustrasi Bintang (Kanan)- Pesan Arecibo (Kiri) (Freepik/Scientific American)

INDOZONE.ID - Pesan Arecibo menjadi salah satu upaya paling ambisius manusia dalam mencoba berkomunikasi dengan kehidupan di luar Bumi.

Jika misi seperti Voyager Program mengirimkan “artefak fisik”, maka Pesan Arecibo adalah “surat radio” pertama yang ditembakkan langsung ke luar angkasa.

Diluncurkan pada tahun 1974 menuju gugus bintang M13, pesan ini bukan sekadar eksperimen teknologi, tetapi refleksi besar tentang bagaimana manusia memperkenalkan dirinya kepada alam semesta.

Baca juga: Karakteristik Benua Afrika dan Keunikannya yang Wajib Diketahui

Apa Itu Pesan Arecibo?

Pesan Arecibo (Scientific American)

Pesan Arecibo adalah sinyal radio yang dikirim dari Arecibo Observatory pada 16 November 1974.

Berdasarkan laporan Scientific American, Jumat (17/04/2026) transmisi ini merupakan upaya pertama yang secara sengaja ditujukan ke luar tata surya sebagai bentuk “sapaan” kepada makhluk hipotetis di luar angkasa.

Pesan tersebut dikirim menggunakan gelombang radio yang sangat kuat dan terfokus, menandai awal era komunikasi antarbintang yang lebih serius.

Baca juga: Orang Mesir Kuno Ternyata Sudah Pakai Tip-ex untuk Edit Gambar 3.000 Tahun Lalu

Ditulis dalam Bahasa Paling Universal dengan Kode Biner

Alih-alih menggunakan bahasa manusia, pesan ini disusun dalam kode biner, hanya terdiri dari angka 0 dan 1.

Mengutip Scientific American, total pesan berisi 1.679 bit yang jika disusun dalam pola tertentu (23 x 73), akan membentuk gambar dua dimensi.

Gambar tersebut memuat informasi penting tentang manusia, antara lain:

  • Struktur dasar DNA
  • Bentuk tubuh manusia
  • Tata surya, termasuk posisi Bumi
  • Representasi teleskop Arecibo

Pendekatan ini menunjukkan bagaimana manusia mencoba “meringkas” identitasnya dalam format paling sederhana yang dianggap universal.

Sapaan atau Sekadar Demonstrasi?

Baca juga: Lebih Luas dari Galaksi! Menjelajahi Hercules-Corona Borealis Great Wall Struktur Terbesar yang Pernah Ditemukan di Alam Semesta

Meski sering dianggap sebagai pesan untuk alien, sebenarnya tujuan awalnya lebih bersifat demonstrasi teknologi.

Berdasarkan Scientific American, transmisi ini dilakukan untuk merayakan peningkatan kemampuan teleskop Arecibo yang saat itu menjadi salah satu fasilitas radio astronomi paling canggih di dunia.

Namun, secara filosofis, pesan ini jauh lebih dalam. Seperti dikutip dari ilmuwan NASA dalam laporan tersebut, tindakan ini adalah simbol harapan, bahwa manusia ingin didengar dan tidak sendirian di alam semesta.

Perjalanan yang Hampir Mustahil Dibalas

Pesan Arecibo diarahkan ke gugus bintang M13 yang berjarak sekitar 25.000 tahun cahaya dari Bumi.

Artinya, sinyal tersebut membutuhkan waktu sekitar 25.000 tahun untuk sampai ke tujuan. Jika ada balasan, dibutuhkan waktu yang sama untuk kembali ke Bumi.

Dengan kata lain, komunikasi ini tidak ditujukan untuk generasi sekarang, melainkan untuk masa depan yang sangat jauh.

Baca juga: Bukan Air, Planet-Planet Ini Punya Hujan Kaca Hingga Berlian!

Apakah Aman Mengirim Sinyal ke Luar Angkasa?

Di balik optimisme tersebut, muncul pertanyaan yang cukup kontroversial. Apakah aman mengirim sinyal ke luar angkasa?

Beberapa ilmuwan berpendapat bahwa tindakan ini bisa dianggap seperti “menyalakan lampu di tengah kegelapan”, yang berpotensi menarik perhatian entitas yang tidak diketahui.

Akan tetapi, menurut Scientific American, sebagian ilmuwan melihatnya sebagai bentuk optimisme. Upaya ini mencerminkan keyakinan bahwa jika ada kehidupan lain, maka komunikasi adalah langkah awal menuju pemahaman.

Pesan untuk Alien, atau untuk Diri Sendiri?

Menariknya, banyak ahli menilai bahwa Pesan Arecibo sebenarnya juga ditujukan untuk manusia itu sendiri.

Baca juga: Jupiter Bukan yang Terbesar, Ini Fakta Planet Raksasa di Alam Semesta

Mengutip Scientific American, pesan ini adalah cara manusia merefleksikan dirinya, bagaimana kita melihat posisi kita di alam semesta, serta bagaimana kita ingin dikenang.

Pesan Arecibo bukan sekadar eksperimen sains, melainkan simbol keberanian manusia untuk “berbicara” di tengah sunyinya alam semesta.

Dengan hanya menggunakan kode biner, manusia mencoba menjelaskan siapa dirinya, di mana ia berada, dan apa yang ia cari.

Apakah ini langkah bijak atau justru gegabah? Hal ini masih menjadi perdebatan hingga kini.

Namun satu hal yang pasti, di tengah miliaran bintang, manusia telah memilih untuk tidak diam.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Scientific American

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU