Misteri Pembunuhan West Mesa: 11 Kerangka Perempuan Ditemukan di Gurun. (TheLineUp.com)
INDOZONE.ID - Pada awal 2009, warga Albuquerque, New Mexico digemparkan oleh temuan tulang manusia di gurun West Mesa. Tulang itu ditemukan oleh seorang warga saat berjalan dengan anjingnya.
Temuan itu langsung dilaporkan ke polisi, dan setelah penyelidikan lebih lanjut, ditemukan total 11 kerangka perempuan yang terkubur di lokasi tersebut. Semuanya diyakini sebagai korban pembunuhan.
Sejak saat itu, kasus ini dikenal sebagai West Mesa Bone Collector dan menjadi salah satu misteri pembunuhan berantai paling mengerikan di Amerika yang sampai sekarang belum berhasil diungkap.
Para korbana adalah perempuan muda. (TheLineUp.com)
Para korban adalah perempuan muda, rata-rata berusia antara 15 hingga 32 tahun. Kebanyakan dari mereka adalah keturunan Latin dan diketahui pernah terlibat dalam pekerjaan seks komersial dan penggunaan narkoba.
Sayangnya, karena latar belakang kehidupan mereka, banyak dari para korban tidak langsung dicari secara serius saat dilaporkan hilang. Ini membuat pelaku bisa bertindak dengan leluasa selama beberapa tahun.
Beberapa korban telah hilang sejak tahun 2003 hingga 2005, tapi kerangka mereka baru ditemukan bertahun-tahun kemudian di tahun 2009.
Baca juga: The Bikini Killer: Kisah Nyata Charles Sobhraj, Penipu Jenius dan Pembunuh Sadis
Wilayah tandus yang dikenal sebagai West Mesa. (TheLineUp.com)Karena semua korban ditemukan di satu tempat dan terkubur rapi, media dan polisi menjuluki pelaku sebagai “West Mesa Bone Collector” atau “Pengumpul Tulang dari West Mesa”.
Diduga kuat bahwa pelaku adalah seorang pembunuh berantai yang menargetkan perempuan tertentu dan membunuh mereka dalam periode waktu yang cukup lama. Namun hingga kini, tidak ada satu pun orang yang ditetapkan sebagai tersangka resmi, dan pembunuhnya masih bebas.
Selama penyelidikan, polisi sempat memeriksa lebih dari 200 orang yang mungkin terlibat. Beberapa pria yang dikenal memiliki catatan kekerasan terhadap perempuan sempat menjadi perhatian polisi. Namun sayangnya, tidak ada cukup bukti kuat untuk menangkap atau mendakwa siapa pun.
Lebih dari satu dekade sejak kerangka-kerangka itu ditemukan, kasus ini masih menyisakan banyak tanda tanya. Siapa pembunuhnya? Kenapa memilih para korban itu? Apakah masih ada korban lain yang belum ditemukan?
Banyak orang percaya bahwa pelaku adalah seseorang yang mengenal baik kehidupan malam di Albuquerque dan mungkin masih bebas sampai sekarang. Ada juga teori yang menyebutkan bahwa pembunuhnya mungkin sudah meninggal atau pindah ke negara bagian lain.
Baca juga: Happy Face Killer: Kisah Keith Jesperson yang Tinggalkan Simbol Senyum usai Membunuh
Penemuan 11 kerangka di gurun New Mexico bukan hanya soal pembunuhan berantai, tapi juga tentang keadilan yang belum datang untuk para korban dan keluarganya. Sampai sekarang, kasus ini tetap menjadi misteri gelap yang belum terpecahkan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: TheLineUp.com