Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Kamis, 14 MARET 2024 • 10:30 WIB

Mengenal Sukeban: Fenomena Gang Cewek SMA di Jepang Era 70-an, Kultur Memberontak hingga Terlibat Kriminal

Mengenal Sukeban: Fenomena Gang Cewek SMA di Jepang Era 70-an, Kultur Memberontak hingga Terlibat KriminalIstilah Sukeban. (Youtube/Aniki)

INDOZONE.ID - Buat kamu yang suka anime atau manga mungkin pernah melihat aksi para siswi SMA Jepang bak berandalan. Ternyata mereka terinspirasi dari geng yang dikenal dengan sebutan Sukeban di era 70-an.

Fenomena ini terjadi di akhir 1960 dan 1970, dimana ideal kebebasan baru, feminisme, dan keinginan untuk mengekspresikan terbuka di Jepang. Mengutip situs groovyhistory.com, mereka dilabeli sebagai gadis sekolah yang kejam, petarung dengan busana imut, remaja dengan pisau dan menjadi subkultur paling menarik dan sensasional di Jepang pasca-perang.

Sukeban menarik minat publik, sehingga tipe karakternya masih menjadi bahan komik dan animasi (manga dan anime) sampai hari ini.

Nah, berikut adalah penjelasan lengkap tentang sukeban yang Indozone rangkum dari berbagai sumber.

Baca Juga: Kasus Aum Shinrikyo: Misteri Menghilangnya Keluarga di Jepang Gara-gara Berurusan dengan 'Panitia Hari Kiamat'

Meningkatnya Geng di Jepang Pasca PD II

Mengenal Sukeban: Fenomena Gang Cewek SMA di Jepang Era 70-an, Kultur Memberontak hingga Terlibat KriminalFenomena Sukeban di Jepang. (Istimewa)

Setelah kekalahan Jepang oleh Sekutu dalam Perang Dunia II, negara itu diduduki oleh pasukan AS dan Inggris antara tahun 1945 dan 1952. Saat itu, semangat nasional rendah oleh anak muda, dan populasi dilanda penyalahgunaan alkohol dan narkoba, hingga melahirkan kelompok-kelompok yang erat hubungannya dengan kejahatan terorganisir.

Ketika geng laki-laki menolak menerima anggota perempuan, sukeban muncul pada tahun 60-an dan tetap menjadi kekuatan budaya sepanjang tahun 70-an.

Arti dan Label Sukeban

Mengenal Sukeban: Fenomena Gang Cewek SMA di Jepang Era 70-an, Kultur Memberontak hingga Terlibat KriminalIstilah Sukeban. (Youtube/Aniki)

Istilah sukeban secara harfiah diterjemahkan sebagai "bos gadis." Mereka adalah gerakan yang menentang, menolak kembali perilaku dan stereotip perempuan, dan siap bertindak dan melakukan aksi yang ekstrem.

Pada awalnya, istilah sukeban hanya merujuk kepada pemimpin geng, tetapi akhirnya mulai diterapkan kepada anggota apa pun dari geng tersebut. Sehingga pada tahun 1972, masyarakat mulai menyebut anggota geng gadis jalanan sebagai sukeban.

Baca Juga: Tak Hanya Valentine, 14 Februari Juga Dikenang Chicago Sebagai Hari Pembantaian Gang Mafia

Gaya dan Mode Sukeban

Mengenal Sukeban: Fenomena Gang Cewek SMA di Jepang Era 70-an, Kultur Memberontak hingga Terlibat KriminalIstilah Sukeban. (Youtube/Aniki)

Sukeban dengan mudah dikenali oleh seragam awal mereka. Bukan berpakian gangster la jaket kulit seperti geng motor Amerika, mereka mengubah seragam sekolah gadis mereka yang membatasi menjadi simbol pemberontakan mereka. Mereka memakai rok panjang berlipat, menentang rok mini yang telah populer pada tahun 60-an selama revolusi seksual.
Rok itu ditutupi oleh blus pelaut dan dasi leher yang tidak terikat di bawah kerah. Meskipun rok mereka panjang, mereka sering memotong kemeja mereka untuk mengekspos perut mereka.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Berbagai Sumber

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Mengenal Sukeban: Fenomena Gang Cewek SMA di Jepang Era 70-an, Kultur Memberontak hingga Terlibat Kriminal

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!