Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Rabu, 19 NOVEMBER 2025 • 19:29 WIB

Kisah Mistis Warung Iblis di Tengah Gunung: Tempat yang Muncul Hanya untuk Pendaki Tersesat

Kisah Mistis Warung Iblis di Tengah Gunung: Tempat yang Muncul Hanya untuk Pendaki TersesatIlustrasi Warung Iblis. (Foto: Freepik @Freepik)

INDOZONE.ID - Malam itu, empat pendaki muda, Raka, Dimas, Ari, dan Nando, berangkat menuju puncak gunung buat ngejar sunrise. 

Awalnya semua berjalan normal, jalurnya jelas, cuaca bersahabat, dan mereka masih semangat meski udara mulai dingin.

Tapi semua berubah ketika mereka memutuskan ambil jalur kiri yang katanya lebih cepat.

Dari sinilah perjalanan mereka berubah jadi pengalaman yang nggak bakal mereka lupain seumur hidup.

Yuk simak kisah mistis warung iblis dilansir dari YouTube @Prasodjo Muhammad selengkapnya!

Baca juga: Kisah Mistis Gunung Sadakeling: Gunung Angker yang Dijaga Macan Hitam, Ular Gaib, dan Batu Hidup

Jalur yang Mulai Aneh

Awalnya jalur itu masih terlihat biasa. Tapi makin jauh mereka masuk, suasananya berubah. Pohon-pohonnya tinggi, gelap, dan seperti ngarahin mereka ke satu titik.

Angin berhenti, suara hutan lenyap. Raka sempat nyeletuk, “Kok seperti beda ya jalurnya?” Tapi yang lain cuma nyengir, sok pede bilang ini jalur alternatif yang jarang dilewati orang.

Baru beberapa menit kemudian, lampu senter mereka seperti kedip-kedip sendiri. Dimas mulai panik karena HP-nya juga tiba-tiba mati.

Tapi sebelum ketakutan itu tumbuh lebih besar, mereka ngeliat cahaya kecil di depan, seperti lampu warung.

Bertemu Warung Mak Ina

Di tengah gelap dan dinginnya malam, warung kecil itu rasanya seperti oasis. Bangunannya dari papan kayu tua, lampunya cuma minyak tanah, dan di meja sederhana ada termos besar serta panci yang masih ngebul. Aroma kopi dan rebusan jahe langsung nyambut mereka.

Seorang nenek tua keluar dari balik tirai. Rambut putihnya dicepol, wajahnya keriput tapi bersih, senyumnya ramah, terlalu ramah. “Mas-mas, istirahat dulu. Capek, ya?”

Mereka duduk, pesen minum, dan baru sadar kalau suasananya janggal. Warungnya dingin tapi nggak ada angin. Suaranya terlalu sunyi. Nah mata Mak Ina seperti seolah terus ngikutin setiap gerak mereka.

Wakty mereka pamit mau lanjut naik, Mak Ina cuma bilang pelan,
“Hati-hati kalau pulang. Jangan tinggalkan apa-apa.”

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: YouTube

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Kisah Mistis Warung Iblis di Tengah Gunung: Tempat yang Muncul Hanya untuk Pendaki Tersesat

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!