INDOZONE.ID - Leif Putra Erik (Erikson) adalah seorang penjelajah norse yang berasal dari Islandia. Leif lahir di Islandia sekitar tahun 970-980 M, tetapi beberapa sumber mengatakan jika ia lahir di Greenland, ketika Erik, ayahnya mencapai daratan untuk mendirikan pemukiman Viking pertama.
Sebagai orang norse, Leif termasuk bangsa Viking, yakni sebutan bagi kelompok penjelajah, pengembara, pedagang, pelaut, perompak dan penjarah Skandinavia yang telah meneror Eropa pada abad ke-9 hingga abad ke-11 M.
Leluhurnya Berasal dari Norwegia
Meskipun besar di Islandia, leluhur Leif adalah orang Norwegia. Silsilah ini ia dapat dari kakeknya, Thorvald putra Asvald Ulfsson yang diusir dari Norwegia karena telah membunuh beberapa orang.
Situasi ini memaksa Thorvald untuk melarikan diri ke arah barat menuju daratan es, Iceland (Islandia) pada kuartal akhir abad ke-9.
Ia kemudian menetap dan memiliki anak di sana, yakni Erik. Thorvald tetap tinggal di Islandia sampai dengan kematiannya.
Baca Juga: Pertempuran Meester Cornelis: Gerbang Utama Kerajaan Inggris dalam Menduduki Hindia Belanda
Dibesarkan oleh Budak
Berdasarkan tradisi Viking, saat masih kecil Leif diasuh jauh di luar lingkungan keluarganya. Ia dibesarkan oleh seorang budak milik Erik bernama Tyrker.
Tyrker berperan sebagai pengasuh dan pendidik bagi Leif. Ia bahkan dianggap sebagai ayah angkatnya dan telah berjasa menemaninya dalam berbagai ekspedisi.
Menjadi Pelaut sejak Usia Muda
Leif kemudian menetap di Greenland dan bersiap melakukan pelayaran menuju "tanah air" Viking di Norwegia untuk melayani Raja Olaf Tryggvason.
Dorongan ini muncul ketika Leif masih berusia 20 tahunan setelah mendengar kisah petualangan ayah dan kakeknya di usia muda.
Pelayaran pertamanya menuju Norwegia tidak berlangsung mulus karena di tengah perjalanan kapalnya dihantam badai. Meskipun begitu, Leif dan para krunya tetap berhasil mencapai tanah leluhurnya tersebut.
Menjadi Nasrani
Meskipun bangsa Viking terkenal dengan tradisi paganismenya yang kuat, pada abad ke-10 banyak Viking yang telah memeluk agama Kristen, termasuk Leif Erikson. Hal ini dimulai dari raja-raja Skandinavia yang bersedia menerima keyakinan nasrani tersebut.
Penguasa Norwegia, Olaf Tryggvason putra Tryggvi Olafson telah menerima agama Kristen dan berupaya mengonversi paksa bagi mereka yang menolaknya.
Namun, Leif yang saat itu menemui Olaf bersedia menerima Kristen secara sukarela. Leif kemudian memperkenalkan agama tersebut ke Greenland, di sana ia berhasil mengubah masyarakat Viking dari paganisme menjadi Kristen.
Menemukan Amerika
Ada beberapa versi yang menjelaskan tentang bagaimana Leif menemukan Benua Amerika. Berdasarkan kisah Eiriks saga rauda, setelah meninggalkan Norwegia kapal yang ditumpangi Leif diterpa badai lagi yang membuatnya terdampar begitu jauh hingga mendekati daratan subur yang tidak dikenal, tanpa disadari Leif telah berada di Amerika.
Akan tetapi, menurut kisah Graenlendinga, Leif mengetahui negeri tersebut berdasarkan kesaksian dari Bjarni Herjolfsson, seorang pedagang Viking yang mengaku telah melihat daratan di sebelah barat Greenland.
Mendengar cerita tersebut, Leif tertarik dan bermaksud untuk mencari keberadaan negeri misterius tersebut. Leif kemudian membeli knarr (kapal Viking) milik Bjarni dan menelusuri kembali rutenya.
Berbekal kapal bekas, 35 awak dan deskripsi lisan, Leif memulai perjalanan 1.800 mil ke dunia yang belum dikenalnya sekitar tahun 1000 M.
Setelah beberapa kali melakukan pelayaran dan pendaratan, akhirnya rombongan Leif tiba di tanah subur yang mereka sebut Leifsadir dan terus menjelajah ke selatan.
Di sebelah selatan, Leif dan rombongannya menemukan pepohonan kayu dan anggur dan menginspirasi mereka untuk menamai daerah tersebut Vinland (tanah anggur).
Tempat tersebut diperkirakan sebagai daerah di sekitar Teluk Saint Lawrence, Kanada bagian Timur, sementara beberapa sumber lain menyatakan jika tempat itu adalah pantai New England, Newfoundland, Amerika Utara. Hal ini kemudian menandai pendaratan pertama bangsa Viking di Amerika Utara yang dipimpin oleh Leif Erikson.
Baca Juga: Konklaf: Sebuah Istilah Prosesi Pemilihan Tertutup untuk Memilih Calon Uskup Roma yang Baru
Dijuluki "Si Beruntung"
Setelah menemukan Vinland, Leif kemudian kembali pulang menuju Greenland. Di tengah perjalanan pulangnya, ia menemukan kapal karam dan 15 orang awak yang terdampar.
Leif kemudian menyelamatkan 15 awak yang tersisa dan membawanya ke Greenland bersamanya. Orang-orang yang diselamatkan Leif menganggap Leif sebagai pahlawan dan menjulukinya, "Leif si Beruntung".
Diperingati sebagai Hari Nasional
Untuk menghormati dan melegitimasi pendaratan pertama Leif Erikson di Benua Amerika, ditetapkanlah tanggal 9 Oktober sebagai hari Leif Erikson.
Meskipun bukan penanggalan resmi pendaratan pertamanya, tetapi tanggal ini dipilih karena terjadinya migrasi terorganisir pertama orang-orang Norwegia ke Amerika Serikat dengan kapal Restauration pada tahun 1825.
Perayaan hari Leif Erikson di Amerika umumnya diadakan di tempat-tempat dengan populasi keturunan Skandinavia yang besar.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Historyextra.com, Britannica.com, A Ancient History Encyclopedia