Rabu, 22 JANUARI 2025 • 09:46 WIB

Sejarah Angpau: Tradisi Perlindungan dari Hantu Sui dan Simbol Berkah di Tahun Baru Imlek

Author

Ilustrasi Sejarah Angpau.

INDOZONE.ID - Perayaan Tahun Baru Imlek selalu identik dengan tradisi pemberian angpau, amplop merah yang berisi uang. 

Tradisi Imlek ini tidak hanya menjadi simbol keberkahan, tetapi juga memiliki akar cerita yang unik dan penuh makna. 

Salah satu legenda yang melatarbelakangi tradisi angpau adalah kisah tentang hantu Sui, makhluk gaib yang dipercaya mengganggu anak-anak pada malam tahun baru.  

Baca Juga: 10 Fakta dan Mitos Seputar Imlek: Yuk Pahami Tradisi dengan Bijak!

Legenda Hantu Sui: Ancaman di Malam Tahun Baru

Sejarah Angpau dilatarbelakangi peristiwa mistis dalam kepercayaan masyarakat Tiongkok kuno yaitu adanya hantu Sui.

Hantu Sui adalah makhluk gaib yang muncul setiap malam tahun baru untuk menakut-nakuti anak-anak. 

Diyakini, jika hantu Sui menyentuh seorang anak, anak tersebut akan mengalami demam tinggi, kehilangan suara, dan seringkali merasa lemas tanpa sebab yang jelas. 

Fenomena dari tradisi Imlek ini membuat orang tua pada masa itu merasa khawatir setiap malam pergantian tahun.  

Untuk melindungi anak-anak mereka, berbagai cara dilakukan, termasuk memberikan jimat atau melakukan ritual tertentu. 

Namun, sebuah kisah populer menceritakan bagaimana seorang pejabat menemukan solusi unik untuk melindungi anaknya dari hantu Sui.  

Koin Logam dalam Kertas Merah: Awal Mula Tradisi Angpau

Dilansir dari YouTube @Daftar Populer, kisah di balik tradisi ini dikisahkan seorang pejabat kaya memberikan delapan koin logam kepada anaknya agar tetap terjaga sepanjang malam dan terhindar dari gangguan hantu Sui. 

Koin-koin tersebut kemudian dibungkus dalam kertas merah, simbol keberuntungan dan perlindungan dalam budaya Tiongkok, dan disimpan di bawah bantal anaknya.  

Ketika malam tiba dan hantu Sui mendekat, koin-koin di dalam kertas merah tersebut memancarkan cahaya terang yang menakutkan hantu itu. 

Hantu Sui pun pergi tanpa mengganggu anak tersebut. 

Sejak kejadian itu, masyarakat percaya bahwa uang yang dibungkus dalam kertas merah dapat menangkal energi buruk dan melindungi anak-anak dari bahaya gaib.  

Baca Juga: Sejarah Imlek dan Legenda di Balik Perayaannya: Ada Makna, Tradisi, serta Keunikan

Sejarah Angpao.  

Angpau sebagai Simbol Berkah dan Harapan Baik

Tradisi membungkus uang dalam amplop merah kemudian berkembang menjadi tradisi pemberian angpau pada perayaan Tahun Baru Imlek

Angpau kini bukan hanya untuk melindungi anak-anak, tetapi juga menjadi simbol berkah, harapan baik, dan kesejahteraan bagi penerimanya.  

Dalam konteks modern, pemberian angpau dilakukan oleh orang dewasa yang sudah menikah kepada anak-anak atau orang yang lebih muda. 

Warna merah amplop dianggap membawa keberuntungan, sementara uang di dalamnya melambangkan rezeki dan kesejahteraan. 

Baca Juga: Imlek Identik dengan Hujan: Mitos atau Fakta?

Makna Filosofis di Balik Tradisi Angpau

Tradisi angpau memiliki makna mendalam yang melampaui sekadar pemberian uang. 

Beberapa filosofi angpau yang penting di balik tradisi ini antara lain:  

1. Simbol Perlindungan

Mengacu pada legenda hantu Sui, angpau dianggap sebagai jimat yang melindungi penerimanya dari energi buruk dan bahaya gaib.  

2. Lambang Keberuntungan

Warna merah pada amplop melambangkan keberuntungan, kebahagiaan, dan harapan baik di tahun yang baru.  

3. Penyebaran Kebahagiaan

Pemberian angpau menciptakan momen kebahagiaan bersama dalam keluarga dan komunitas.  

4. Tanda Rasa Syukur

Bagi pemberi angpau, tradisi ini menjadi cara untuk berbagi rezeki sebagai wujud rasa syukur atas keberuntungan yang diterima.  

Evolusi Tradisi Angpau di Era Modern

Di era modern, tradisi angpau tetap relevan, meskipun beberapa bentuknya telah mengalami perubahan. 

Selain uang tunai, kini ada pula “angpau digital” yang diberikan melalui aplikasi pembayaran elektronik, mengikuti perkembangan teknologi.

Meskipun cara pemberiannya berubah, makna filosofis angpau sebagai simbol berkah dan harapan baik tetap dijaga.  

Baca Juga: Sejarah dan Makna Cap Go Meh: Merayakan Akhir Perayaan Imlek dengan Kemeriahan

Ilustrasi Sejarah Angpau.

Legenda tentang hantu Sui yang melahirkan tradisi angpau menyimpan pesan moral yang mendalam. 

Kisah seputar Imlek ini mengajarkan pentingnya melindungi keluarga, terutama anak-anak, dari bahaya yang mengancam, baik secara fisik maupun spiritual.

Selain itu, kisah ini juga menggambarkan kekuatan cinta dan perhatian orang tua terhadap anak-anaknya.  

Tradisi angpau adalah momen bermula dari legenda hantu Sui kini menjadi salah satu bagian tak terpisahkan dari perayaan Tahun Baru Imlek.

Baca Juga: Arti Gong Xi Fa Chai: Telusuri Makna dan Tradisi Tahun Baru Imlek

Di balik amplop merah berisi uang tersebut, tersimpan kisah perlindungan, keberuntungan, dan harapan baik untuk masa depan. 

Bagi masyarakat Tionghoa, tradisi ini tidak hanya mempererat hubungan keluarga, tetapi juga menjadi simbol rasa syukur dan semangat berbagi.  

Sebagai bagian dari kekayaan budaya, tradisi angpau terus dijaga dan dilestarikan, mengingatkan kita akan pentingnya nilai-nilai kebaikan yang terkandung di dalamnya.

Selamat Imlek 2025!

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: YouTube

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU