Jumat, 31 MEI 2024 • 08:00 WIB

Lewes Avalanche, Badai Salju Paling Mematikan di Inggris

Author

Ilustrasi badai Lewes Avalanche.

INDOZONE.ID - Menurut KBBI, badai salju adalah sebuah peristiwa badai yang bercampur dengan kristal es yang diterbangkan oleh angin.

Ini adalah salah satu jenis badai yang umumnya terjadi ketika musim dingin tiba di daerah yang memiliki 4 musim setiap tahunnya.

Sebuah badai salju dibagi ke dalam 2 jenis, Snowstorm dan Blizzard. Snowstorm merupakan badai salju yang ditandai dengan hujan salju nan singkat dan intens ditambah hembusan angin yang kencang.

Baca Juga: Temuan Baru Ungkap Rahasia di Balik Asal Usul Badai Matahari, Ada 'Lautan' Gas yang Jadi Medan Magnet

Sedangkan Blizzard adalah gabungan antara hembusan salju dan angin kencang yang membuat jarak penglihatan menjadi sangat rendah.

Secara umum, badai salju dapat disebabkan oleh 3 faktor, mulai dari udara dingin, kelembapan udara dan daya angkat udara.

Sementara dari segi dampaknya, badai salju dapat mengakibatkan kecelakaan hingga merenggut nyawa manusia.

Dari sekian banyaknya badai salju di seluruh dunia, peristiwa di Inggris ini dinobatkan sebagai badai salju paling mematikan yang pernah terjadi di sana. Berikut pembahasannya.

Pada 27 Desember 1836 di Lewes, East Sussex, Inggris, badai salju nan hebat melanda wilayah tersebut. Selain Lewes, sejumlah wilayah di Britania Raya juga didera badai salju.

Akan tetapi, wilayah Lewes inilah yang mengalami dampak terbesar akibat badai tersebut.

Di jam 10:15 waktu setempat, terjadi longsoran salju dari sebuah tebing kapur yang jaraknya hanya 100 meter dari kota Lewes.

Karena selama beberapa hari sebelumnya terjadi hujan salju yang lebat, tebing tersebut tertutup oleh tumpukan salju yang besar. Sampai akhirnya, tumpukan salju ini mengalami longsor dan menimpa kota Lewes.

Sejumlah rumah warga tertimbun oleh salju, membuat mereka harus mengungsi ke tempat yang lebih aman. Dari hasil upaya penyelamatan yang dilakukan, tercatat hanya 8 orang warga saja yang meninggal dunia.

Pasca peristiwa longsor, badai salju masih belum berhenti, membuat sejumlah warga mengalami hipotermia dan sesak nafas. Badai salju tersebut sudah berlangsung sejak bulan Oktober 1836 dan baru berhenti di bulan April 1837.

Meskipun jumlah korban jiwanya sedikit, tapi dampak kerusakan lingkungan yang ditimbulkan dari badai tersebut tidak main-main.

Baca Juga: Mengenal 'Red Sprite', Fenomena Langit Paling Misterius Muncul saat Badai Petir Besar

Pasalnya, seluruh warga Lewes saat itu harus mengungsi sampai badai saljunya benar-benar reda di bulan April 1837. Inilah yang menyebabkan peristiwa ini dinobatkan sebagai badai salju paling mematikan di Inggris.


Konten ini adalah kiriman dari Z Creators Indozone.Yuk bikin cerita dan konten serumu serta dapatkan berbagai reward menarik! Let's join Z Creators dengan klik di sini.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Wikipedia

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU