Jumat, 01 MEI 2026 • 00:00 WIB

Mengenal Sosok Ki Hajar Dewantara, Bapak Pendidikan di Balik Sejarah Hardiknas

Author

Mengenal Sosok Ki Hajar Dewantara, Bapak Pendidikan di Balik Sejarah Hardiknas (UPTD)

INDOZONE.ID - Ki Hajar Dewantara merupakan tokoh penting dalam sejarah pendidikan Indonesia yang dikenal sebagai Bapak Pendidikan Nasional.

Namanya selalu dikaitkan dengan peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang diperingati setiap tanggal 2 Mei.

Melalui perjuangannya, Ki Hajar Dewantara tidak hanya memperjuangkan pendidikan, tetapi juga membuka akses belajar bagi seluruh lapisan masyarakat, khususnya di masa penjajahan.

Perjalanan Hidup dan Perjuangan Ki Hajar Dewantara

Ki Hajar Dewantara lahir pada 2 Mei 1889 di Yogyakarta dengan nama Raden Mas Soewardi Soerjaningrat. Ia aktif dalam pergerakan nasional dan pernah mendirikan organisasi Indische Partij bersama tokoh lain.

Baca juga: Taman Siswa, Alat Perjuangan Ki Hajar Dewantara lewat Jalur Pendidikan

Salah satu momen penting dalam hidupnya adalah saat ia menulis kritik terhadap pemerintah kolonial Belanda melalui tulisannya yang terkenal.

Akibatnya, ia sempat diasingkan ke Belanda. Namun, pengalaman tersebut justru memperkuat pandangannya tentang pentingnya pendidikan bagi bangsa.

Sepulang ke Indonesia pada tahun 1918, ia mulai fokus mengembangkan pendidikan.

Mendirikan Taman Siswa sebagai Simbol Perjuangan

Pada 3 Juli 1922, Ki Hajar Dewantara mendirikan lembaga pendidikan Taman Siswa di Yogyakarta.

Sekolah ini bukan sekadar tempat belajar, tetapi juga menjadi simbol perlawanan terhadap sistem pendidikan kolonial yang diskriminatif.

Taman Siswa hadir dengan konsep pendidikan yang lebih merdeka dan menekankan pada kebudayaan nasional.

Melalui lembaga ini, Ki Hajar Dewantara berupaya mencerdaskan masyarakat sekaligus menanamkan semangat kebangsaan.

Semboyan Pendidikan yang Masih Relevan

Ki Hajar Dewantara juga dikenal dengan semboyan pendidikannya yang masih digunakan hingga saat ini, yaitu:

  • Ing ngarsa sung tuladha: di depan memberi teladan
  • Ing madya mangun karsa: di tengah membangun semangat
  • Tut wuri handayani: di belakang memberi dorongan

Baca juga: Begini Peran Partai Hindia dalam Sejarah Nasional, Salah Satu Pendirinya Ki Hajar Dewantara

Semboyan ini menggambarkan peran guru sebagai pembimbing yang tidak hanya mengajar, tetapi memberi contoh dan motivasi kepada peserta didik.

Mengapa 2 Mei Diperingati sebagai Hardiknas?

Hari Pendidikan Nasional diperingati setiap tanggal 2 Mei karena bertepatan dengan hari kelahiran Ki Hajar Dewantara.

Penetapan ini dilakukan sebagai bentuk penghormatan atas jasa besar beliau dalam dunia pendidikan. Penetapan tersebut juga diatur melalui keputusan presiden yang menjadikan 2 Mei sebagai hari nasional.

Peringatan ini menjadi momen penting untuk mengingat kembali peran pendidikan dalam membangun bangsa.

Makna Hari Pendidikan Nasional

Hardiknas bukan sekadar perayaan tahunan. Lebih dari itu, hari ini menjadi refleksi tentang pentingnya pendidikan yang merata dan berkualitas.

Di tengah perkembangan zaman, peringatan ini mengingatkan bahwa pendidikan memiliki peran besar dalam menciptakan generasi yang cerdas, kreatif, dan mampu bersaing.

Baca juga: Ki Hajar Dewantara, Bapak Pendidikan Indonesia: Simak Kisah di Balik Penetapannya

Selain itu, Hardiknas juga menjadi ajang untuk menghargai jasa para guru dan tenaga pendidik yang terus berkontribusi dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.

Ki Hajar Dewantara merupakan sosok sentral dalam sejarah pendidikan Indonesia. Perjuangannya melalui Taman Siswa dan gagasan pendidikan merdeka telah memberikan dampak besar hingga saat ini.

Peringatan Hari Pendidikan Nasional setiap 2 Mei menjadi pengingat bahwa pendidikan adalah fondasi utama kemajuan bangsa, sekaligus bentuk penghormatan terhadap dedikasi Ki Hajar Dewantara dalam mencerdaskan masyarakat Indonesia.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Guru Inovatif, UNISBANK

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU