Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Rabu, 10 JUNI 2026 • 16:00 WIB

Barney Clark dan Jantung Buatan Pertama di Dunia: Operasi Bersejarah Bagi Dunia Medis Modern

Barney Clark dan Jantung Buatan Pertama di Dunia: Operasi Bersejarah Bagi Dunia Medis ModernBarney Clark, pasien penerima transpalasi jantung buatan pertama di dunia (phlebotomyusa.com)

INDOZONE.ID - Kalau ada yang bertanya; siapa yang menerima transplantasi jantung buatan pertama di dunia, maka nama seorang dokter gigi asal Seattle, Amerika Serikat berikut ini jawabannya.

Pada awal Desember 1982, dunia medis memasuki babak baru yang sebelumnya hanya terdengar seperti cerita fiksi ilmiah. Untuk pertama kalinya dalam sejarah, seorang manusia hidup dengan jantung buatan permanen yang sepenuhnya menggantikan organ aslinya. Sosok yang menjadi bagian dari tonggak sejarah tersebut adalah Barney Clark..

Operasi itu bukan sekadar prosedur medis biasa. Ia menjadi simbol keberanian manusia menghadapi keterbatasan tubuh, sekaligus awal dari revolusi teknologi kardiovaskular modern yang masih berkembang hingga hari ini.

Menurut catatan Guinness World Records, Barney Clark resmi menjadi manusia pertama yang menerima jantung buatan permanen pada 2 Desember 1982 di University of Utah Medical Center, Salt Lake City.

Baca juga: Jejak 3 Abad di Jantung Manado: Kisah Gereja Sentrum yang Pernah Dibombardir di Perang Dunia II

Ketika Jantung Manusia Tidak Lagi Mampu Bertahan

Sebelum operasi bersejarah itu dilakukan, kondisi Barney Clark sangat kritis. Ia menderita gagal jantung kongestif stadium akhir yang membuat jantungnya hampir tidak mampu memompa darah secara normal.

Clark bahkan kesulitan berjalan dari kamar tidur menuju kamar mandi karena tubuhnya sangat lemah. Dokter menyatakan peluang hidupnya tinggal hitungan jam dan kondisinya terlalu buruk untuk menjalani transplantasi jantung donor manusia.

Di tengah situasi tanpa harapan itu, muncul satu pilihan ekstrem: menggunakan jantung buatan eksperimental bernama Jarvik-7.

Jarvik-7: Jantung Mekanis yang Mengubah Sejarah

Jarvik-7 dikembangkan oleh dokter sekaligus ilmuwan biomedis Robert Jarvik di University of Utah. Perangkat tersebut dibuat dari kombinasi aluminium dan poliuretan, lalu dihubungkan ke kompresor udara eksternal besar yang mengatur denyut mekanisnya.

Baca juga: Cara Melihat Masa Lalu Melalui Bintang: Langit Malam sebagai Mesin Waktu Alam Semesta

Secara bentuk, alat itu jauh dari kata praktis. Mesin penggeraknya memiliki berat ratusan kilogram dan terhubung ke tubuh pasien melalui selang-selang besar. Namun pada era 1980-an, teknologi tersebut dianggap sebagai lompatan luar biasa dalam dunia kedokteran.

Operasi pemasangan dilakukan oleh ahli bedah jantung William DeVries bersama tim medis University of Utah.

Prosedur operasi berlangsung lebih dari tujuh jam dan disiarkan luas oleh media internasional. Banyak orang menyamakan pencapaian itu dengan pendaratan manusia di bulan karena dianggap membuka kemungkinan baru bagi masa depan manusia.

112 Hari yang Mengubah Dunia Medis

Setelah operasi selesai, Barney Clark berhasil bertahan hidup selama 112 hari menggunakan Jarvik-7. Ia menjadi manusia pertama yang hidup dengan jantung mekanis permanen.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Healthcare.utah.edu

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Barney Clark dan Jantung Buatan Pertama di Dunia: Operasi Bersejarah Bagi Dunia Medis Modern

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!