kecelakaan terparah sepanjang sejarah (freepik)
INDOZONE.ID - Setiap mendengar kabar kecelakaan pesawat, rasanya ikut sesak membayangkan para penumpang dan keluarga yang menunggu kepulangan mereka.
Di balik perjalanan yang seharusnya membawa seseorang bertemu orang tersayang, ada sejumlah penerbangan yang justru berakhir menjadi tragedi besar.
Penyebabnya pun beragam, mulai dari kesalahan komunikasi, hingga serangan teror.
Berikut tujuh kecelakaan pesawat terparah sepanjang sejarah yang kisahnya masih sulit dilupakan hingga sekarang:
Siapa sangka kecelakaan penerbangan paling mematikan sepanjang sejarah justru terjadi di darat, bukan di udara.
Pada 27 Maret 1977, KLM Penerbangan 4805 dan Pan Am Penerbangan 1736 yang sama-sama menggunakan Boeing 747 bertabrakan di landasan Bandara Los Rodeos, Tenerife.
Kedua pesawat sebelumnya dialihkan dari Bandara Gran Canaria setelah ledakan bom dan ancaman serangan susulan membuat bandara tersebut ditutup.
Kabut tebal, komunikasi yang tumpang tindih, serta keputusan pilot KLM memulai lepas landas tanpa izin membuat tabrakan tak bisa dihindari.
Tragedi ini menewaskan 583 orang, sedangkan 61 orang dari pesawat Pan Am berhasil selamat.
Jika tragedi Tenerife dipicu oleh masalah komunikasi, kecelakaan Japan Airlines Penerbangan 123 berawal dari kesalahan perbaikan pesawat.
Pada 12 Agustus 1985, Boeing 747 yang terbang dari Tokyo menuju Osaka mengalami kerusakan pada sekat tekanan bagian belakang.
Baca juga: Teori Konspirasi Tentang Satelit Black Knight Pesawat Alien di Orbit Bumi
Komponen tersebut sebelumnya diperbaiki secara tidak tepat setelah pesawat mengalami insiden ekor menghantam landasan tujuh tahun sebelumnya.
Kerusakan itu memicu dekompresi eksplosif, merusak ekor dan sistem hidraulis hingga pesawat sulit dikendalikan sebelum jatuh di kawasan Gunung Takamagahara.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Antara