Beberapa tokoh dan anggota Menteng 31 yang merencanakan penculikan Soekarno-Hatta. (Wikipedia)
INDOZONE.ID - Peristiwa Rengasdengklok dikenal sebagai momen yang dikenag dalam sejarah dimana terjadi penculikan para proklamator oleh Menteng 31.
Nah, apa sih menteng 31 itu?
Mengutip beberapa buku sejarah, Menteng 31 adalah sebutan untuk perkumpulan pemuda yang bermarkas di Asrama Angkatan Baru Indonesia atau kini dikenal dengan Gedung Joang '45.
Aksi mereka yang cukup dikenal adalah peristiwa penculikan Soekarno dan Mohammad Hatta yang kemudian dicatat sebagai Peristiwa Rengasdengklok.
Awalnya, perkumpulan ini terbentuk dengan bantuan pihak kolonial Jepang. Namun, tujuan pemuda Menteng 31 kemudian beralih menjadi pendukung kemerdekaan Republik Indonesia.
Baca Juga: Kisah 'Penculikan' Proklamator ke Rengasdengklok Sehari Sebelum Pembacaan Proklamasi, Ini Pemicunya
Markas pemuda Menteng 31, yang dikenal sebagai Asrama Menteng 31, digunakan sebagai tempat merancang aksi dan memberikan pendidikan politik kebangsaan bagi para pemuda yang revolusioner.
Tokoh senior mereka yang lebih tua, seperti Soekarno, memberikan pelajaran ilmu politik. Sementara itu, Mohammad Hatta mengajar ekonomi dan Mohammad Yamin memberikan pelajaran sejarah.
Peristiwa Rengasdengklok terjadi saat anggota Menteng 31, yaitu Soekarni, Wikana, D. N. Aidit, dan Chaerul Saleh, menculik Soekarno dan Mohammad Hatta ke daerah Rengasdengklok.
Tujuan penculikan ini adalah untuk mencegah kedua tokoh tersebut terpengaruh oleh janji Kekaisaran Jepang yang menyatakan bahwa Indonesia akan dimerdekakan dari Kekaisaran Jepang, sementara Generasi Tua yang setuju dengan Kekaisaran Jepang menginginkan kemerdekaan dalam waktu yang kurang cepat.
Baca Juga: Fakta dan Mitos Unik HUT RI, Awalnya Bukan Soekarno yang Ditunjuk sebagai Proklamator
Generasi Muda seperti para anggota Menteng 31 tidak setuju dan menginginkan kemerdekaan lebih cepat. Oleh karena itu, mereka menculik Soekarno dan Mohammad Hatta agar tidak terpengaruh oleh janji Jepang dan Generasi Tua.
Ilustrasi persitiwa Rengasdengklok, tempat menculik SOekarno dan Hatta. (Istimewa)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Youtube/Historia.ID