Kecelakaan Kereta Api di Stasiun Genthin, Jerman
INDOZONE.ID - 22 Desember 1939 di Stasiun Genthin, Jerman, terjadi sebuah peristiwa tabrakan kereta api yang melibatkan 2 kereta api ekspres. Kejadian ini terjadi menjelang Hari Raya Natal tahun itu.
Pada saat kejadian, semua kereta di Stasiun Berlin sudah dipesan oleh para penumpang yang akan menikmati libur lebaran, kecuali kereta api ekspres bernomor D 10. Karena masih ada banyak warga yang tidak kebagian kereta, akibatnya kereta D 10 ini terpaksa memuat penumpang hingga jumlahnya melebihi kapasitas kereta.
Kereta D 10 ini sempat mengalami penundaan keberangkatan selama 30 menit akibat pemadaman listrik. Barulah pada pukul 23:15 waktu setempat, kereta D 10 baru berangkat dengan jurusan Berlin-Cologne.
Jenis Kereta Api yang serupa dengan Kereta Api D 180
Baca Juga: Chinchaga Fire, Kebakaran Hutan 4 Bulan di Benua Amerika yang Dampaknya sampai ke Eropa
Setengah jam setelah keberangkatan kereta D 10, ada 1 kereta ekspres lainnya dengan nomor D 180. Kereta ini rencananya akan diberangkatkan dari Berlin ke Neunkirchen, Saarland, Jerman untuk dilakukan perbaikan, terutama pada bagian rem pengaman keretanya.
Kereta D 180 melaju tanpa henti dan tanpa penumpang, selain masinisnya. Sementara kereta D 10 melaju dengan perlahan dan kerap berhenti di beberapa stasiun yang dilaluinya. Akibatnya, lama kelamaan kereta D 180 ini jaraknya semakin dekat dengan kereta D 10.
Sebenarnya, tabrakan antara 2 kereta ekspres ini bisa dicegah, kalau saja masinis kereta D 180 tidak mengabaikan tanda bahaya yang sudah diberitahukan oleh petugas pemberi tanda di lintasan kereta.
Baca Juga: Mengenal Marie Thomas, Dokter Wanita Pertama di Indonesia Asal Minahasa
Ya, ini adalah satu kesalahan yang sangat fatal bagi masinis kereta D 180. Bukannya berusaha untuk memperlambat laju kereta, masinis kereta D 180 malah menambah kecepatannya hingga mencapai angka 100 km/jam. Ketika kedua kereta ini mencapai Stasiun Genthin, saat itulah kecelakaan kereta api paling mematikan dalam sejarah Jerman terjadi.
Kejadian tersebut terjadi pada 23 Desember 1939 pukul 00:55 waktu setempat. Dari kejadian ini, sebanyak 278 orang meninggal dan 453 orang terluka serius.
Banyaknya korban jiwa pada kejadian ini tidak hanya disebabkan oleh tabrakan kereta, tapi juga karena faktor suhu, sehingga menyebabkan korban kecelakaan meninggal akibat cuaca dingin. Diketahui suhu di Jerman saat itu mencapai −15 °C.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Medium, Wikipedia Genthin Rail Disaster