Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Minggu, 29 MARET 2026 • 12:00 WIB

Kenapa Seminggu Ada 7 Hari? Ini Rahasia Sejarah di Baliknya!

Kenapa Seminggu Ada 7 Hari? Ini Rahasia Sejarah di Baliknya!Ilustrasi kalender. (Pexels/Rawpixel)

INDOZONE.ID - Tahukah kamu bahwa penetapan 7 hari dalam seminggu bermula dari sistem penanggalan Babel atau Babilonia. Penanggalan tersebut dilandasi pada sistem kalender Sumeria pada abad ke-21 SM.

Jumlah 7 hari itu diselaraskan dari transisi waktu yang dibutuhkan Bulan untuk melakukan setiap fase Bulan, seperti fase Bulan penuh (full moon), Bulan sabit (wanita half moon), dan Bulan baru (new and waxing half).

"Satu siklus Bulan berlangsung selama 29,53 hari, orang Babilonia memasukkan satu atau dua hari ke dalam minggu terakhir setiap bulannya," tulis keterangan dari Live Science.

Baca juga: Sama-sama Berpatokan dengan Bulan, Kenapa Kalender Hijriah dan Kalender China Gak Pernah Sama?

Penanggalan 7 hari dalam seminggu itu juga yang akhirnya diadopsi dalam sistem penanggalan bangsa Yahudi. Hal ini diungkap oleh Assyriologist bernama Friedrich Delitzsch and Marcello Craveri.

Sumber tersebut tertuang dalam kitab Genesis yang ditulis pada 500 SM selama orang-orang Yahudi dibuang ke wilayah Babel.

Kemudian, didasarkan dari kitab suci Creation yang menyebut, Tuhan bekerja selama 6 hari dan beristirahat pada hari ke-7.

Meski begitu, sumber lain dari Encyclopedia Britannica juga menyatakan bahwa ada kemungkinan bangsa Yahudi mengadopsi ide dari bangsa Mesopotamia.

Selain bangsa Yahudi, bangsa Romawi juga mengadopsi sistem penanggalan serupa oleh Kaisar Konstantinus pada 321 M. Ia menetapkan, satu minggu selama 7 hari dalam kalender Romawi dan menetapkan hari Minggu sebagai hari pertama dalam sepekan sekaligus hari ibadah dan istirahat.

Sebelumnya, bangsa Romawi memakai siklus nundinal atau sistem kalender 8 hari dalam seminggu yang diwarisi dari bangsa Etruscans.

Siklus tersebut merupakan sistem yang digunakan untuk mengatur waktu-waktu aktif pasar pada bangsa Romawi. Pada satu hari tertentu, orang desa yang datang ke kota maupun orang kota akan membeli bahan makanan selama delapan hari ke depan.

Baca juga: Sejarah Penetapan 1 Januari sebagai Awal Tahun Baru dari Sejarah Romawi Kuno

Asal Usul Nama-nama Hari

Orang Babilonia menamai setiap hari dengan nama lima planet yang mereka ketahui yaitu, Merkurius (Mercury), Venus (Venus), Mars (Mars), Jupiter (Jupiter), dan Saturnus (Saturn) dengan tambahan Bulan (Moon) dan Matahari (Sun). Hal ini juga kemudian diadopsi oleh bangsa Romawi.

Hingga saat ini, pengaruh bangsa Romawi masih melekat kuat dalam penamaan hari di bahasa Inggris. Tiga di antaranya diambil langsung dari benda langit dan dewa Romawi, yaitu Minggu (Sunday dari Matahari), Senin (Monday dari Bulan), dan Sabtu (Saturday dari Saturnus).

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Live Science

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Kenapa Seminggu Ada 7 Hari? Ini Rahasia Sejarah di Baliknya!

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!