Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Rabu, 04 FEBRUARI 2026 • 15:00 WIB

Bukan Sekadar Hama, Ini 5 Wabah Belalang Paling Parah Sepanjang Sejarah

Bukan Sekadar Hama, Ini 5 Wabah Belalang Paling Parah Sepanjang SejarahIlustrasi serangan hama belalang (Sumber: news18.com)

INDOZONE.ID - Wabah merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari sejarah peradaban manusia. Selain penyakit, salah satu bentuk wabah yang kerap menimbulkan dampak besar adalah serangan hama serangga dalam jumlah masif, terutama belalang.

Belalang dikenal sebagai serangga migrasi yang mampu menempuh jarak sangat jauh. Dalam kondisi berkelompok, kawanan belalang dapat terbang hingga 150 kilometer per hari. Jumlahnya yang padat membuat hama ini mampu melahap vegetasi dan hasil pertanian dalam waktu singkat.

Tak heran, invasi belalang kerap berujung pada krisis pangan, kelaparan, hingga kerugian ekonomi besar. Sejarah mencatat, sejumlah negara pernah mengalami wabah belalang terparah yang dampaknya terasa hingga bertahun-tahun. Berikut deretannya.

1. Suriah, Lebanon, dan Palestina (1915)

Pada awal abad ke-20, wilayah Suriah, Lebanon, dan Palestina dilanda bencana kelaparan hebat akibat serangan hama belalang. Penelitian Zachary J. Foster berjudul The 1915 Locust Attack in Syria and Palestine and its Role in the Famine During the First World War menyebut peristiwa ini sebagai salah satu tragedi terbesar di Timur Tengah modern.

Kawanan belalang menghabiskan hampir seluruh hasil pertanian di wilayah tersebut. Mengutip laporan The National News, sekitar 500 ribu orang meninggal dunia akibat kelaparan yang dipicu oleh rusaknya sumber pangan selama Perang Dunia I.

Baca juga: Jauh Sebelum Covid Ternyata Jakarta Pernah Lumpuh oleh Berbagai Wabah, Begini Cara Pemerintah Kolonial Mengatasinya

2. Wabah Belalang di Madagaskar (2012–2016)

Madagaskar mengalami invasi belalang berskala besar sejak 2012. Lebih dari satu miliar belalang migrasi Malagasi menyerang hampir setengah wilayah negara pulau tersebut. Kondisi ini diperparah oleh Topan Haruna pada Februari 2013 yang mempercepat siklus perkembangbiakan belalang.

Menurut laporan The Guardian, sekitar 1,5 juta hektare lahan pertanian dan padang rumput terdampak. Serangan ini menggoyahkan ketahanan pangan nasional dan mengancam mata pencaharian sekitar 13 juta penduduk.

Wabah mulai terkendali pada 2016 setelah pemerintah Madagaskar, bersama Organisasi Pangan dan Pertanian Dunia (FAO), menjalankan program pengendalian intensif dengan dana mencapai 41,5 juta dolar AS.

3. Wabah Belalang di India dan Pakistan (2020)

Pada 2020, India menghadapi invasi hampir setengah miliar belalang gurun di tengah krisis pandemi Covid-19. Sekitar 50 ribu hektare lahan pertanian rusak, menjadikannya wabah belalang terburuk di negara tersebut sejak 1993.

Belalang gurun dewasa mampu terbang hingga 150 kilometer per hari, didukung angin kencang serta curah hujan tinggi di kawasan Samudra Hindia. Tak hanya India, Pakistan juga terdampak. Al Jazeera melaporkan ladang gandum, kapas, dan jagung di wilayah barat daya Pakistan rusak parah, memaksa negara itu kembali mengimpor gandum.

Invasi ini mulai terkendali pada Agustus 2020 setelah otoritas setempat berhasil memusnahkan koloni telur belalang, seperti dilaporkan Hindustan Times.

4. Wabah Belalang di Kenya (2020)

Bukan Sekadar Hama, Ini 5 Wabah Belalang Paling Parah Sepanjang SejarahIlustrasi wabah belalang (Sumber: thenational-the-national-prod.web)

Kenya mengalami wabah belalang terburuk dalam 70 tahun pada 2020. Miliaran belalang bergerak dari Somalia dan Ethiopia menuju wilayah Kenya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: The Guardian

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Bukan Sekadar Hama, Ini 5 Wabah Belalang Paling Parah Sepanjang Sejarah

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!