Ilustrasi Hari Pahlawan. (Foto: YouTube @Halo Edukasi)
INDOZONE.ID - Hari Pahlawan yang diperingati setiap 10 November, menjadi momentum untuk mengenang jasa para pejuang bangsa yang telah berjuang mempertahankan kemerdekaan.
Tahun ini tepat setelah 80 tahun serangan 10 November, peringatan ini mengusung tema dan logo Hari Pahlawan 2025 dengan nuansa semangat dan pesan mendalam tentang teladan para Pahlawan yang berjuang dan relevan dalam gerak laju perkembangan zaman.
Kementerian Sosial RI resmi merilis tema Hari Pahlawan 2025, yaitu "Pahlawan Teladanku, Terus Bergerak, Melanjutkan Perjuangan".
Tema dan logo Hari Pahlawan ini menjadi panduan dan identitas dalam peringatan nasional tahun 2025. Pada artikel ini mari kita ulas penjelasan dan filosofi tentang tema dan logo Hari Pahlawan 2025.
Baca juga: Sejarah Hari Pahlawan 10 November: Ultimatum Maut dan Harga Sebuah Kemerdekaan di Surabaya
Ilustrasi pertempuran Surabaya cikal bakal Hari Pahlawan. (Wikipedia).
Hari Pahlawan diperingati oleh seluruh rakyat Indonesia sebagai bentuk penghormatan kepada para pejuang yang gugur dalam peristiwa 10 November 1945 di Surabaya.
Peristiwa heroik tersebut menjadi simbol semangat perjuangan rakyat dalam mempertahankan kemerdekaan yang telah diproklamasikan pada 17 Agustus 1945.
Namun, pada September 1945, pasukan Sekutu yang dipimpin oleh Britania Raya datang ke Indonesia dengan alasan melucuti senjata tentara Jepang yang telah kalah dalam perang.
Ketegangan pun memuncak di Surabaya ketika sekelompok warga Belanda mengibarkan bendera mereka di Hotel Yamato.
Tindakan tersebut memicu kemarahan rakyat dan menimbulkan kekhawatiran bahwa Indonesia akan kembali berada di bawah kekuasaan kolonial Belanda.
Ketegangan yang meningkat akhirnya memaksa diadakannya perundingan antara pihak Belanda dan pemerintah Indonesia.
Namun, perundingan tersebut berjalan alot dan berujung pada bentrokan berdarah yang menewaskan korban dari kedua belah pihak.
Konflik memuncak pada 27 Oktober 1945, ketika pasukan Inggris di bawah pimpinan Brigadir Jenderal A.W.S. Mallaby terlibat pertempuran dengan rakyat Surabaya, yang kemudian berkembang menjadi pertempuran besar.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Kab-mamberamotengah.kpu.go.id