Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Senin, 15 SEPTEMBER 2025 • 19:00 WIB

Sejarah dan Makam Petta Lasinrang, Panglima Perang Pemberani dari Pinrang

Sejarah dan Makam Petta Lasinrang, Panglima Perang Pemberani dari PinrangPatung Lasinrang di Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan. (Sumber: Instagram/Rahmatullahmuhtar)

INDOZONE.ID - Nama Petta Lasinrang tidak asing bagi masyarakat Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan. Ia dikenal sebagai pahlawan pemberani yang memimpin perlawanan melawan penjajah Belanda. Jasa-jasanya dikenang hingga kini, dan makamnya menjadi situs bersejarah yang banyak dikunjungi.

Lahir dari Keluarga Bangsawan yang Tangguh

Petta Lasinrang lahir pada tahun 1856 sebagai keturunan bangsawan Sawitto. Ia merupakan putra dari Opu Lattawe Sawitto dan I Rame. Sejak muda, Lasinrang dididik dengan keras oleh pamannya yang merupakan tokoh berpengaruh, membentuknya menjadi pribadi yang jujur dan berwibawa.

Kerasnya didikan itu juga tercermin dari hobinya yang unik, yaitu sabung ayam (massabong manu). Kegemaran ini menunjukkan keberaniannya, salah satu sifat yang kemudian menjadikannya seorang panglima perang yang disegani.

Baca juga: Yuan Chonghuan: Pahlawan Militer Ming yang Berakhir Tragis karena Politik dan Pengkhianatan

Tombak "Sagala" dan Keris "Jaroe," Senjata Andalan Melawan Belanda

Lasinrang memimpin perjuangan melawan Belanda antara tahun 1902 hingga 1905 sebagai panglima perang Kerajaan Sawitto Pinrang. Ia memiliki dua senjata andalan, yaitu tombak yang diberi nama "Sagala" dan keris bernama "Jaroe."

Belanda kewalahan menghadapi perlawanan yang dipimpinnya. Namun, mereka menggunakan taktik licik dengan menculik ayah dan istri Lasinrang. Demi menyelamatkan orang-orang yang dicintainya, Lasinrang menyerahkan diri dan akhirnya diasingkan ke Banyumas.

Wafat dan Dimakamkan di Amassangang

Sejarah dan Makam Petta Lasinrang, Panglima Perang Pemberani dari PinrangPeziarah berkunjung ke makam Petta Lasinrang. (Istimewa/Moh Faizal)

Setelah dipulangkan dari pengasingan, Lasinrang kembali dalam kondisi sakit-sakitan. Ia wafat pada 29 Oktober 1938 dan dimakamkan di Amassangang, Kabupaten Pinrang.

Baca juga: Bukan Sekadar Nama Jalan! Ini Kisah Pahlawan Muda Robert Wolter Monginsidi

Makam Petta Lasinrang, Saksi Bisu Perjalanan Seorang Pahlawan

Makam Petta Lasinrang berlokasi di Jalan Lasinrang Amassangang, Pinrang, Sulawesi Selatan. Kompleks makam ini memiliki beberapa nisan lain yang dipercaya sebagai makam keluarga dan keturunannya.

Makamnya sendiri paling menonjol di dalam kompleks, dengan ciri khas paling tinggi dan memiliki atap yang disangga empat tiang. Di atas makamnya terdapat semacam tirai dan foto Petta Lasinrang, sementara tulisan-tulisan Al-Qur’an di sekitarnya menunjukkan bahwa beliau adalah seorang muslim.

Untuk menghargai jasanya, nama Lasinrang kini diabadikan sebagai nama jalan, gedung olahraga, rumah sakit, hingga patung di pusat kota Pinrang.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: YouTube/Munkar

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Sejarah dan Makam Petta Lasinrang, Panglima Perang Pemberani dari Pinrang

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!