Senin, 09 JUNI 2025 • 13:05 WIB

Mesir Temukan Sejumlah Makam Firaun Baru di Luxor, Ada Peti Kecil yang Diduga untuk Mengubur Anak-anak

Author

Ilustrasi makam Firaun.

INDOZONE.ID - Kementerian Pariwisata dan Kepurbakalaan Mesir pada Minggu (8/6/2025) mengumumkan telah menemukan sejumlah makam Firaun di Kegubernuran Luxor, Mesir Hulu.

Menurut pihak kementerian setempat, beberapa di antara makam-makam tersebut berasal dari Dinasti ke-21 Mesir.

Kementerian Pariwisata dan Kepurbakalaan Mesir baru-baru ini mengumumkan penemuan menarik dari sebuah tim arkeolog Mesir yang tengah bekerja di kawasan Naga Abu Asba, dekat Karnak.

Baca Juga: Sejarah Perayaan Ulang Tahun, Ternyata Pertama Kali Dilakukan Bangsa Mesir, Begini Ceritanya!

Mereka menemukan tembok besar yang terbuat dari batu bata lempung, yang diyakini dibangun pada masa pemerintahan Raja Menkheperre dari Dinasti ke-21, sekitar tahun 1076 hingga 944 sebelum Masehi.

Menurut Abdel-Ghaffar Wagdy selaku Direktur Jenderal Badan Kepurbakalaan Luxor, tembok tersebut disusun dari batu bata lempung yang masing-masing diberi cap nama Raja Menkheperre dan istrinya.

Selain itu, tim juga menemukan sebuah gerbang yang terbuat dari batu pasir di dalam struktur tembok itu.

Tak jauh dari lokasi tembok, para arkeolog juga menemukan sejumlah bengkel dan tungku yang dulunya digunakan untuk membuat patung perunggu.

Para pekerja arkeologi menggali di situs arkeologi Kuil Montu di kompleks Kuil Karnak yang luas di Luxor, Mesir (9/1/2025).

Mereka bahkan menemukan patung-patung dewa Osiris dari berbagai ukuran, serta beberapa koin dan jimat.

Temuan-temuan ini memberi petunjuk bahwa kawasan tersebut kemungkinan dulu berfungsi sebagai area industri penting di masa lalu.

Sementara itu, tim arkeolog lain juga menemukan sejumlah peti mati kayu kecil yang diduga digunakan untuk mengubur anak-anak. Peti mati ini ditemukan di situs al-Asasif, wilayah Qurna.

Mohamed Ismail Khaled, Sekretaris Jenderal Dewan Tertinggi Kepurbakalaan Mesir, mengatakan bahwa ahli forensik dan pakar peti mati kayu akan dilibatkan untuk meneliti lebih lanjut temuan tersebut.

Mereka akan meneliti usia, jenis kelamin, dan penyebab kematian jasad yang ada di dalamnya, serta memperkirakan kapan peti mati itu dibuat.

Baca Juga: Kisah Akhenaten, Firaun Revolusioner yang Perkenalkan Monoteisme di Mesir Kuno

Proses pemeriksaan ini diharapkan bisa memberikan gambaran lebih lengkap tentang sejarah dan fungsi situs penggalian secara keseluruhan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Antara

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU