Minggu, 03 MEI 2026 • 17:20 WIB

Lucu tapi Bikin Geleng Kepala, Ini Sifat Asli Kucing Oranye yang Sering Disebut Barbar

Author

Ilustrasi kucing oranye. (INDOZONE/Nadya Mayangsari)

INDOZONE.ID - Meski terlihat sangat lucu, kucing berwarna oranye sering kali memiliki perilaku yang membuat pemiliknya geleng-geleng kepala. 

Anggapan bahwa kucing oranye cenderung "barbar" atau sulit diatur bukan lagi sekadar opini segelintir orang, melainkan sudah menjadi rahasia umum di kalangan pencinta hewan. 

Lantas, apa yang menyebabkan kucing oranye dikenal nakal? Rupanya, terdapat penjelasan dari sudut pandang sains yang mencoba menguak alasan di balik tingkah unik mereka. Ingin tahu jawabannya? Simak informasinya di bawah ini!

Baca juga: 5 Arti Mimpi Melihat Banyak Kucing Menurut Islam, Pertanda Baik?

Sifat Kucing Oranye

Warna oranye pada dasarnya bukanlah kategori ras tersendiri, melainkan variasi warna bulu yang dapat ditemukan di berbagai jenis kucing, seperti Bengal, British Shorthair, Maine Coon, hingga Persia. 

Salah satu representasi kucing oranye yang paling ikonik adalah karakter kartun Garfield, sehingga hampir setiap kucing dengan warna serupa sering kali disandingkan dengannya. 

Menurut ulasan dari Hepper, kucing berbulu jingga ini sering dianggap memiliki kepribadian yang sangat bersahabat, mandiri, berjiwa petualang, serta mudah beradaptasi dengan hewan lain.

Meski demikian, banyak pemilik "kucing oren" yang memberikan testimoni berbeda. Mereka menyebut anabulnya cenderung penuh aksi dan keras kepala. 

Kucing-kucing ini sering kali menuntut perhatian penuh dan tidak ragu untuk mengeluarkan suara ngeongan yang sangat nyaring jika keinginannya tidak segera dipenuhi.

Meski Ramah, Kenapa Kucing Oranye Terkesan Nakal?

Sebagai informasi, kebanyakan kucing oranye berjenis kelamin jantan. Kondisi tersebut dipicu oleh kromosom dalam gen yang dibawa kucing oranye itu sendiri, melansir Cat Time

Fakta menarik lainnya adalah kucing oranye cenderung lebih sering dijumpai pada wilayah dengan populasi kucing yang rendah. 

Kondisi lingkungan tersebut memberikan peluang bagi mereka untuk memiliki dominasi yang lebih kuat di habitatnya. 

Mengutip dari Psychology Today, kucing jantan dengan warna ini juga memiliki kecenderungan untuk melakukan perkawinan dengan banyak betina.

Selain itu, Australian Journal of Zoology mencatat bahwa kucing oranye menunjukkan tingkat dimorfisme seksual yang lebih tinggi dibandingkan warna lainnya. 

Hal ini berkaitan erat dengan karakteristik fisik mereka, di mana kucing oranye umumnya memiliki ukuran tubuh dan bobot yang lebih besar daripada kucing dengan variasi warna berbeda.

Adanya perbedaan fisik dan perilaku tersebut membuat kucing oranye (khususnya jantan) mungkin menjadi lebih agresif. 

Hal itu juga tercatat studi dalam Ethology yang menampilkan hubungan ukuran tubuh kucing jantan dengan tingkat agresivitas terhadap orang lain.

Apa hubungan semua itu dengan pertanyaan kenapa kucing oranye nakal? Yap, kombinasi faktor tersebut memengaruhi bagaimana hewan ini bertindak. Ia bisa menjadi lebih ramah, suka berpetualang, dan tentu saja susah diatur.

Apakah Semua Kucing Oranye Barbar?

Walaupun faktor genetika sangat menentukan warna rambut kucing sejak lahir, hal tersebut tidak secara otomatis membuat semua kucing oranye memiliki kepribadian yang seragam. 

Menurut ulasan dari FAQ Cats, meskipun beberapa pemilik merasa kucing oranye mereka memiliki sifat yang menantang, perilaku tersebut bukanlah sebuah takdir mutlak. 

Karakter anabul ini sebenarnya sangat dipengaruhi oleh variabel lain, seperti kondisi lingkungan tempat tinggal, serta pola interaksi mereka dengan sesama hewan. 

Baca juga: Kenapa Kucing Tiba-Tiba Mogok Makan, Ini Sebabnya

Sebagai contoh, Purina menyebutkan bahwa kucing oranye yang hidup di lingkungan dengan persaingan tinggi cenderung menunjukkan sifat lebih agresif, terutama saat mereka harus memperebutkan wilayah kekuasaan, pasangan, maupun sumber makanan.

Meskipun ada berbagai alasan di balik reputasi "nakal" kucing oranye, hal tersebut sama sekali bukan alasan untuk tidak menjadikannya sebagai hewan peliharaan. 

Pada kenyataannya, jika kucing berbulu jingga ini diberikan kasih sayang dan perhatian yang cukup, mereka bisa bertransformasi menjadi anabul yang sangat manja atau clingy. 

Karakter mereka yang menyenangkan dapat menjadikannya sahabat terbaik yang setia menemani keseharian kamu di rumah.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Psychology Today

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU