Ilustrasi kucing. (INDOZONE/Nadya Mayangsari)
INDOZONE.ID - Kucing memang makhluk yang ekspresif, meski bahasa yang mereka gunakan sering kali menjadi teka-teki bagi pemiliknya.
Selain lewat suara meong yang akrab di telinga, mereka juga berkomunikasi melalui bahasa tubuh, mimik wajah, hingga jejak aroma.
Dengan mengenali cara kucing berinteraksi, kamu akan menjadi lebih peka terhadap keinginan dan emosi mereka.
Simak beberapa fakta ilmiah menarik berikut ini mengenai cara unik kucing menyampaikan pesan kepada manusia maupun sesama spesiesnya.
Baca juga: Kucing Dijadiin Mata-Mata Sama CIA Berujung Gagal, Begini Kisahnya
Kucing mengeong. (INDOZONE/Nadya Mayangsari)
Mengeong adalah bahasa unik yang dikembangkan kucing dewasa khusus untuk manusia, bukan untuk sesama kucing.
Penelitian mengungkapkan bahwa ini adalah strategi komunikasi adaptif guna menyampaikan pesan seperti rasa lapar atau ajakan bermain.
Frekuensi suaranya pun memiliki makna spesifikasi. Nada tinggi untuk sebuah keinginan dan nada rendah sebagai tanda ketidaknyamanan.
Fakta ini menegaskan bahwa kucing domestik memiliki kecerdasan emosional yang mumpuni dalam membangun relasi sosial dengan manusia.
Kucing sering kali menggerakkan ekornya sebagai alat komunikasi visual. Ekor yang tegak lurus pada umumnya menandakan kepercayaan diri atau perasaan bahagia, sedangkan ekor yang mengembang seolah menunjukkan adanya ketakutan atau bahkan agresi.
Kendali otot halus yang terhubung ke jaringan saraf memberikan kemampuan bagi kucing untuk menggunakan ekornya sebagai instrumen komunikasi emosional.
Presisi dalam setiap gerakannya mencerminkan suasana hati yang spesifik. Fenomena ini menempatkan bahasa tubuh kucing sebagai salah satu sistem interaksi tanpa suara yang paling rumit di antara hewan peliharaan lainnya.
Aktivitas menggosokkan tubuh pada manusia adalah cara kucing berkomunikasi secara kimiawi menggunakan kelenjar aroma mereka.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Www.petmd.com