Kamis, 12 FEBRUARI 2026 • 08:05 WIB

Rahasia Kandungan Penyusun Kehidupan di Balik Batu Asteroid Bennu

Author

Ilustrasi Asteroid. (Freepik/@Alone).

INDOZONE.ID - Para ilmuwan untuk pertama kalinya menemukan 'bahan penyusun kehidupan' dalam sampel debu asteroid Bennu yang dibawa pulang misi OSIRIS-REx milik NASA

Analisis terhadap 120 gram partikel hitam dari asteroid selebar 500 meter ini mengungkap kandungan 14 dari 20 jenis asam amino—penyusun protein—serta keempat molekul basa nitrogen (adenin, guanin, sitosin, dan timin) yang membentuk rantai DNA. 

"Setiap butir debu memberi tahu kami sesuatu yang baru tentang Bennu," kata Prof Sara Russell, ahli mineralogi kosmik dari Natural History Museum London, kepada BBC News. "Ini menjawab pertanyaan besar tentang asal-usul kita."

Baca juga: Kenapa Hal yang Belum Selesai Selalu Menghantui Pikiran? Mengenal Efek Zeigarnik

Dunia Purba dalam Sebutir Debu

Tim ilmuwan Inggris yang menerima sampel setara satu sendok teh ini mendapati bahwa Bennu kaya akan senyawa nitrogen, karbon, amonia, serta mineral dan garam yang hanya bisa terbentuk jika pernah ada air di masa lalu. 

Beberapa mineral bahkan belum pernah terlihat sebelumnya dalam meteorit yang jatuh ke Bumi. 

"Kombinasinya sungguh luar biasa kaya," ujar Prof Russell. 

Temuan ini memperkuat teori bahwa asteroid purba yang membombardir Bumi miliaran tahun lalu bertindak seperti kapsul waktu: mengirimkan lautan dan senyawa organik yang memicu percikan kehidupan pertama.

Baca juga: Mengenal Efek Barnum: Fenomena Psikologis di Balik Validasi Diri

Dari Bumi ke Bulan, Mars, dan Lainnya

Penemuan ini tidak membuktikan bahwa Bennu pernah dihuni makhluk hidup. Namun ia membuka kemungkinan bahwa proses serupa terjadi di dunia lain. 

"Asteroid menghujani seluruh Tata Surya dengan karbon dan air," jelas Dr Ashley King, rekan peneliti dari Natural History Museum. 

"Pertanyaan besarnya kini: jika kondisi di Bumi tepat, mungkinkah kehidupan juga muncul di tempat lain?"

Dengan sampel Bennu yang cukup untuk riset puluhan tahun dan misi eksplorasi asteroid baru di cakrawala, para ilmuwan optimistis teka-teki asal-usul kehidupan—di Bumi dan luar sana—perlahan akan terkuak.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: BBC News

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU