Selasa, 16 DESEMBER 2025 • 09:21 WIB

Temuan Peneliti Mengenai Fosil di New Mexico Ungkap Kerabat Muskox di Zaman Es

Author

Ilustrasi Speleotherium logani (newmexicoculture.org)

INDOZONE.ID - Seorang peneliti asal New Mexico Museum of Natural History & Science, jadi bagian dari tim yang melakukan identifikasi kerabat muskox dari Zaman Es, berdasarkan fosil yang ditemukan di Carlsbad Caverns National Park. 

Temuan ini diidentifikasi pada sebuah makalah yang ditulis oleh kurator paleontologi New Mexico Museum of Natural History & Science (NMMNHS).

Mereka adalah Gary Morgan, bersama penulis utama Richard White, Jim Mead, dan Sandy Swift dari The Mammoth Site di Hot Springs, South Dakota, yang berhasil mengidentifikasi spesies baru ini bernama Speleotheirum logani.

Baca juga: Tradisi Makan Anggur di Bawah Meja Saat Tahun Baru, Benarkah Bisa Mendatangkan Jodoh?

Temuan Mamalia di New Mexico

Temuan ini juga dipublikasikan di dalam New Mexico Museum of Natural History and Science Bulletin.

“New Mexico dikenal sebagai pusat penemuan fosil dinosaurus, tetapi penemuan seperti ini mengingatkan kita bahwa catatan fosil di negara bagian ini berlanjut jauh setelah kepunahan Kapur,” ujar Direktur Eksekutif NMMNHS, Dr. Anthony Fiorillo. 

“Penemuan ini memberikan petunjuk baru tentang mamalia apa saja yang hidup di New Mexico pada Zaman Es terakhir,” sambungnya.

Baca juga: 5 Makhluk Mitologi Islam yang Disebut dalam Al-Quran dan Hadits, dari Al Jassasah hingga Buraq

Berasal dari Nama Paleontolog

Nama Speleotherium logani berasal dari Lloyd Logan, seorang peneliti dan paleontolog yang kala itu memimpin eksplorasi menemukan fosil tersebut pada tahun 1976 dan 1977.

Fosil-fosil ini mencakup tengkorak sempurna, dimana sebagian besarnya adalah kerangka hewan ditemukan di Muskox Cave di Carlsbad Caverns National Park. Sudah lebih dari empat dekade, fosil tersebut masih disimpan sebagai koleksi di National Museum of Natural History tersebut.

Baca juga: Weton Kliwon: Sering Jadi Incaran Makhluk Gaib, Kenapa?

Identifikasi Kerabat Muskox

Di tahun 2023, para peneliti kembali mulai mempelajari fosil tersebut dan sadar bahwa fosil itu berasal dari spesial baru, tepatnya kerabat muskox yang belum diketahui sebelumnya. 

Adanya perbandingan antara tulang kaki depan dan belakang dari koleksi Muskox Cave, membuat peneliti harus mengidentifikasi tulang spesies baru tersebut. 

Selain itu, Tim juga melakukan identifikasi dari empat lokasi fosil lainnya, termasuk U-Bar Cave di kawasan “bootheel” barat daya New Mexico.

Baca juga: Weton Pahing: Konon Punya Energi Diam yang Bisa Mengubah Sekitarnya

Karakteristik Speleotherium logani

Diketahui, fosil sebagian besar mamalia besar Zaman Es, seperti mammoth, mastodon, sloth raksasa, dan kucing bertaring pedang, telah ditemukan lebih dari seabad lalu. Namun, hanya sedikit ada spesies baru, termasuk Speleotherium logani yang dikenali dalam beberapa dekade terakhir.

Selain itu, penemuan Speleotherium di Muskox Cave dan U-Bar Cave menunjukkan betapa luar biasanya kekayaan catatan fosil mamalia Zaman Es di New Mexico.

Speleotherium hidup di periode Pleistosen Akhir, sekitar 12.000 tahun lalu. Spesies ini dikenal dekat dengan muskox modern yang saat ini hidup di utara Lingkar Arktik, seperti Alaska, Kanada, dan Greenland.

Pada bagian tanduknya pun menyerupai muskox modern, sehingga menjadi kunci penting buat para peneliti dalam proses identifikasi Speleotherium sebagai spesies baru. 

Baca juga: Feng Shui Rumah: Tips Sederhana Biar Energi Positif Mengalir Deras

Namun, ukuran badannya lebih kecil dibanding kerabat modernnya tersebut. Spesies baru ini memiliki tinggi bahu sekitar 1,2 meter dan beratnya antara 180 sampai 320 kilogram.

Fosil Speleotherium ditemui lebih condong ke selatan dibandingkan fosil kerabatnya yang lain. Para peneliti juga yakin bahwa makhluk mamalia ini hidup di kawasan bebatuan dan pegunungan di Amerika Serikat bagian barat daya dan Mesoamerika.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Newmexicoculture.org, Ladailypost.com

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU