Seorang laboran sedang mengamati spesimen malalui mikroskop. (DC Studio/magnific.com)
INDOZONE.ID - Ketika berbicara tentang kehidupan di bumi, kita sering kali hanya terpaku pada makhluk hidup yang dapat dilihat oleh mata telanjang, seperti manusia, hewan, dan tumbuhan. Padahal, ada miliaran makhluk hidup berukuran sangat kecil yang mengelilingi kita setiap saat. Mereka ada di udara yang kita hirup, air yang kita minum, tanah yang kita pijak, hingga di dalam tubuh kita sendiri. Makhluk hidup super kecil inilah yang dikenal dengan sebutan mikroorganisme.
Bagi Anda yang sedang mempelajari biologi dasar atau sekadar ingin menambah wawasan sains, artikel dari INDOZONE ini akan membahas apa itu mikroorganisme, klasifikasi jenisnya, hingga perannya yang sangat krusial bagi kelangsungan hidup di bumi.
Baca juga: Morfologi adalah: Pengertian dalam Biologi dan Linguistik Beserta Contohnya
Mikroorganisme, yang kerap kali disingkat sebagai mikroba oleh para ahli medis dan biologi, adalah makhluk hidup atau entitas biologis yang berukuran sangat kecil. Ukuran mereka umumnya berada jauh di bawah ambang batas penglihatan mata manusia, yakni kurang dari 0,1 milimeter.
Karena ukurannya yang sangat kecil ini, kita membutuhkan alat bantu khusus seperti mikroskop cahaya atau mikroskop elektron untuk bisa melihat dan mengamatinya dengan jelas. Secara struktur, mikroorganisme bisa terdiri dari satu sel tunggal yang mampu hidup mandiri, atau berupa kumpulan sel yang strukturnya sangat sederhana.
Organisme ini sangat tangguh dan tersebar luas di hampir seluruh pelosok bumi, mulai dari dasar laut yang paling dalam hingga atmosfer bagian atas.
"Mikroorganisme merupakan penyusun utama biomassa di bumi dan memegang peranan krusial dalam menjaga keseimbangan siklus biogeokimia global." — World Health Organization (WHO), 2024.
Secara garis besar, mikroorganisme diklasifikasikan ke dalam lima kelompok utama berdasarkan struktur sel, cara bertahan hidup, dan karakteristik genetiknya. Berikut adalah klasifikasinya:
Baca juga: Ahli Biologi Kampus Arizona Temukan Asal-usul COVID-19: Dari Pasar Makanan Laut di Wuhan
Meski sering diasosiasikan dengan kuman penyakit, faktanya sebagian besar mikroorganisme sangat bermanfaat. Berikut adalah ragam perannya:
Sering kali kita mendengar istilah patogen di dunia medis, sekaligus mendengar kehebatan bakteri dalam industri kuliner. Mari kita bedah keduanya.
Secara sederhana, mikroorganisme patogen adalah jenis mikroorganisme jahat yang dapat memicu atau menyebabkan penyakit infeksi pada inangnya, baik itu pada manusia, hewan, maupun tumbuh-tumbuhan.
Jika pertahanan atau sistem kekebalan tubuh inang sedang lemah, patogen ini akan berkembang biak dan merusak sel tubuh. Penyakit yang diakibatkan sangat beragam, mulai dari infeksi bakteri seperti Tuberkulosis dan pneumonia, infeksi virus seperti Influenza, COVID-19, HIV/AIDS, infeksi fungi kurap, kandidiasis, hingga infeksi protozoa seperti Malaria.
Di sisi lain, kehebatan mikroorganisme sangat dimanfaatkan dalam bioteknologi konvensional dan industri pangan. Banyak makanan favorit kita yang tidak akan pernah ada tanpa bantuan mikroorganisme berikut:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Berbagai Sumber