Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Rabu, 01 APRIL 2026 • 17:00 WIB

Mengenal Bioluminescence, Rahasia di Balik Air Laut yang Bercahaya Biru Malam Hari

Mengenal Bioluminescence, Rahasia di Balik Air Laut yang Bercahaya Biru Malam HariFenomena Bioluminescence di Pirates Bay di semenanjung Tasman (Toby Schrapel) (The Guardian)

INDOZONE.ID - Pernah melihat air laut yang bercahaya biru saat tersentuh ombak atau tangan di malam hari? 

Fenomena ini dikenal sebagai Bioluminescence, salah satu keajaiban alam yang sering disebut sebagai “lautan bintang”.

Apa Itu Bioluminescence?

Berdasarkan laman EBSCO, Rabu (01/04/2026) Bioluminescence adalah proses alami di mana makhluk hidup menghasilkan cahaya dari reaksi kimia di dalam tubuhnya.

Baca juga: Apa Itu Ides of March? Sejarah, Makna, dan Fakta di Baliknya

Berbeda dengan cahaya lampu, fenomena ini tidak menghasilkan panas, sehingga sering disebut sebagai “cahaya dingin”.

Cahaya tersebut muncul dari reaksi antara senyawa bernama luciferin dengan oksigen, yang dibantu oleh enzim tertentu. Hasil dari reaksi ini adalah energi yang langsung berubah menjadi cahaya yang bisa kita lihat.

Peran Dinoflagellata di Laut

Fenomena laut bercahaya umumnya disebabkan oleh organisme mikroskopis bernama Dinoflagellata. Mereka adalah plankton bersel tunggal yang hidup di perairan laut.

Saat air laut terganggu, misalnya oleh ombak, perahu, atau sentuhan tangan, organisme ini akan memancarkan cahaya biru dalam kilatan singkat. Itulah sebabnya cahaya biasanya terlihat saat ada gerakan di air.

Kenapa Air Laut Bisa Menyala?

Cahaya biru yang muncul bukan tanpa alasan. Ini merupakan mekanisme pertahanan diri dari dinoflagellata.

Baca juga: Mengenal Anthozoa: Rahasia Biologis di Balik Keindahan Akar Bahar

Ketika merasa terganggu, mereka akan “menyala” untuk mengejutkan predator atau menarik perhatian predator lain yang lebih besar. Strategi ini sering disebut sebagai “alarm alami” di dalam ekosistem laut.

Apakah Air Laut Bercahaya Itu Berbahaya?

Banyak orang mengira air laut yang bercahaya mengandung zat beracun atau bahkan radioaktif. Padahal, anggapan ini tidak benar.

Cahaya tersebut murni berasal dari proses biologis alami, bukan karena bahan kimia berbahaya. Dalam kondisi normal, fenomena ini justru aman dan menjadi daya tarik wisata alam di berbagai pantai dunia.

Di Mana Fenomena Ini Bisa Terjadi?

Baca juga: Apa Itu Limbah Nuklir? Ini Bahaya dan Dampaknya bagi Lingkungan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Ebsco

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Mengenal Bioluminescence, Rahasia di Balik Air Laut yang Bercahaya Biru Malam Hari

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!