Jumat, 08 MEI 2026 • 17:51 WIB

Kisah Albert DeSalvo Serial Killer yang Mengaku sebagai Boston Strangler

Author

Albert DeSalvo (Biography)\

INDOZONE.ID - Albert DeSalvo dikenal sebagai sosok yang namanya lekat dengan kasus kriminal paling menggemparkan di Amerika Serikat pada era 1960-an.

Melansir laman Biography, Jumat (8/05/2026) ia adalah seorang narapidana yang kemudian mengaku sebagai “Boston Strangler”, pelaku pembunuhan berantai yang meneror wilayah Boston dan sekitarnya.

Akan tetapi, kisah Albert DeSalvo bukan hanya soal pengakuan, melainkan juga dipenuhi kontroversi yang hingga kini masih menyisakan tanda tanya.

Masa Kecil Albert DeSalvo yang Kelam

Berdasarkan laman Biography, Albert Henry DeSalvo lahir pada 3 September 1931 di Chelsea, Massachusetts. Ia tumbuh dalam lingkungan keluarga yang keras.

Baca juga: Alasan Jack The Ripper Identitasnya Baru Terungkap Sekarang: Benarkah Ditutupi Polisi karena Terkait Freemason?

Ayahnya dikenal kerap melakukan kekerasan fisik terhadap anggota keluarga, termasuk kepada DeSalvo dan saudara-saudaranya.

Sejak kecil, Albert DeSalvo sudah berurusan dengan tindak kriminal. Ia mulai mencuri sejak usia dini dan kemudian berulang kali keluar masuk penjara karena berbagai pelanggaran, mulai dari pencurian hingga tindak kekerasan.

Meski sempat bergabung dengan Angkatan Darat Amerika Serikat dan menjalani kehidupan keluarga, riwayat kriminal DeSalvo terus berlanjut.

Dikaitkan dengan Kasus Boston Strangler

Melansir Biography, antara tahun 1962 hingga 1964, Boston dilanda ketakutan akibat serangkaian pembunuhan brutal terhadap 13 perempuan.

Sebagian besar korban adalah wanita yang tinggal sendiri, banyak di antaranya berusia lanjut, dan ditemukan tewas dicekik.

Kasus ini kemudian dikenal sebagai aksi Boston Strangler, julukan yang diberikan media kepada pelaku misterius tersebut.

Baca juga: Henry Howard Holmes: Serial Killer yang Menginspirasi Game The Devil in Me

Pola kejahatannya membuat publik resah. Selain pembunuhan yang brutal, beberapa lokasi kejadian dibuat seolah-olah seperti kasus perampokan.

Situasi ini memicu investigasi besar-besaran dan menjadikan kasus tersebut salah satu perburuan kriminal terbesar pada masanya.

Pengakuan yang Menggemparkan

Pada 1965, saat berada dalam tahanan untuk kasus kriminal lain, Albert DeSalvo mengaku sebagai pelaku seluruh pembunuhan Boston Strangler.

Menurut laman Biography, pengakuannya mengejutkan banyak pihak karena ia mampu menjelaskan detail-detail yang sangat spesifik terkait beberapa lokasi pembunuhan.

Bahkan, pengacaranya kala itu, F. Lee Bailey, disebut sempat yakin bahwa Albert DeSalvo memang mengetahui banyak hal yang hanya mungkin diketahui pelaku.

Baca juga: Kisah Belle Gunness, Pembunuh Berantai yang Mengincar Pria Kesepian

Meski begitu, Albert DeSalvo tidak pernah secara resmi diadili atas kasus pembunuhan Boston Strangler karena minimnya bukti fisik yang kuat pada saat itu.

DNA Ungkap Fakta Baru

Kontroversi mengenai keterlibatan Albert DeSalvo terus berlangsung selama puluhan tahun.

Berdasarkan laman Biography, pada 2013 hasil analisis forensik DNA akhirnya menunjukkan kecocokan dengan bukti biologis yang ditemukan pada korban terakhir, Mary Sullivan.

Temuan itu memperkuat dugaan bahwa Albert DeSalvo bertanggung jawab atas setidaknya satu pembunuhan dalam rangkaian kasus Boston Strangler.

Namun, karena pola pembunuhan yang bervariasi, sebagian pihak masih berspekulasi bahwa kemungkinan ada lebih dari satu pelaku dalam kasus tersebut.

Tewas Sebelum Semua Terungkap

Baca juga: Elizabeth Bathory, sang Dracula Wanita: Diduga Mandi Darah Perawan hingga Bunuh 600 Orang!

Albert DeSalvo menjalani hukuman penjara seumur hidup untuk kasus kriminal lain.

Pada November 1973, ia ditemukan tewas setelah ditikam di dalam penjara, sehari sebelum dijadwalkan memberikan informasi penting terkait kasus Boston Strangler.

Sejak saat itu, misteri seputar pengakuan Albert DeSalvo terus menjadi bahan perdebatan.

Apakah ia benar pelaku tunggal, atau hanya bagian dari kisah kriminal yang jauh lebih kompleks? masih menjadi salah satu teka-teki besar dalam sejarah kriminal Amerika.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Biography

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU