INDOZONE.ID - Bayangin, Kamu lagi di tengah Samudra Atlantik, lautnya luas banget, terus dari kejauhan Kamu lihat kapal besar yang terapung sendirian.
Kapalnya megah, tapi layarnya udah compang-camping, arah jalannya nggak jelas.
Saat Kamu dekati, ternyata... nggak ada satu pun orang di atasnya.
Tapi anehnya, semua barang masih utuh — mulai dari makanan, perlengkapan, sampai muatan alkoholnya.
Kapalnya juga nggak rusak, nggak kelihatan habis kena badai. Jadi, pertanyaannya: ke mana semua kru kapal itu pergi?
Inilah kisah Mary Celeste, kapal yang jadi salah satu misteri laut paling terkenal dalam sejarah manusia.
Dari “Amazon” Jadi “Mary Celeste”
Awalnya kapal ini bukan bernama Mary Celeste, tapi Amazon. Dibangun di Kanada tahun 1861, kapal sepanjang 30 meter ini sempat punya riwayat sial — sering rusak dan akhirnya dilelang pada 1868.
Pemilik barunya, Richard W. Haines, mengganti namanya jadi Mary Celeste (mungkin biar buang sial).
Setelah direnovasi total, kapal ini dijual lagi ke seorang pebisnis bernama James H. Winchester, yang kemudian mempercayakan kapal itu kepada Kapten Benjamin Spooner Briggs, pelaut berpengalaman sekaligus sosok yang dikenal bijaksana.
Baca juga: Misteri Pembunuhan Teresa Halbach di Malam Halloween: Polemik yang Dipicu Dokumenter Netflix
Pelayaran yang Tak Pernah Kembali
Pada 7 November 1872, Mary Celeste berangkat dari New York menuju Genoa, Italia, membawa 1.701 barel alkohol industri.
Kapten Briggs berlayar bersama istrinya, anak perempuannya yang berusia dua tahun, dan tujuh kru lainnya — total sepuluh orang di kapal.
Namun sebulan kemudian, kapal Inggris bernama Dei Gratia menemukan Mary Celeste terapung di tengah laut dekat Portugal.
Saat mereka naik ke atas kapal, pemandangan yang mereka temukan benar-benar bikin merinding: semuanya masih rapi, tapi tanpa manusia satu pun.
Baca juga: Teori Konspirasi “Mandela Effect”: Saat Ingatan dan Realita Nggak Sepakat
Barang Utuh, Kru Raib
Para pelaut dari Dei Gratia memeriksa seluruh bagian kapal:
- Pompa air masih berfungsi.
- Makanan cukup untuk enam bulan.
- Tidak ada tanda perampokan atau kekerasan.
- Semua muatan alkohol masih ada, kecuali sembilan barel yang kosong.
Tapi... sekoci penyelamat hilang.
Buku catatan terakhir tercatat tanggal 25 November 1872, sepuluh hari sebelum kapal ditemukan.
Posisi terakhir Mary Celeste saat itu masih ratusan kilometer dari tempatnya ditemukan.
Yang makin aneh, di kabin kapten ditemukan pedang dengan noda merah (yang belakangan ternyata cuma karat), serta kompas dan dokumen penting yang hilang.
Baca juga: Satanisme Terselubung di Kartun Anak? Ngomongin Teori Konspirasi di Balik Tontonan Favorit
Nggak ada tanda-tanda pertarungan, nggak ada bekas kebakaran, dan nggak ada yang tahu apa yang sebenarnya terjadi.
Teori-Teori yang Bermunculan
Selama lebih dari 150 tahun, berbagai teori muncul untuk menjelaskan misteri ini:
- Dibajak bajak laut – Tapi tidak ada bukti kekerasan atau barang hilang. Jadi teori ini gugur.
- Disapu ombak besar – Mungkin kru panik dan naik sekoci, tapi kondisi kapal terlalu utuh untuk jadi korban badai.
- Ledakan alkohol – Ada teori bahwa uap alkohol dari muatan menyebabkan ledakan kecil tanpa api. Eksperimen ilmiah dari UCL (2006) menunjukkan hal ini mungkin saja terjadi, tapi tetap belum bisa dibuktikan.
- Pemberontakan kru – Dulu sempat dikira ada pertikaian, tapi kapten Briggs dikenal baik dan dihormati.
- Kesalahan perhitungan air – Mungkin kru salah mengira kapal bocor dan buru-buru kabur dengan sekoci, padahal kapal masih aman. Ini teori paling masuk akal sejauh ini.
- Kekuatan gaib atau alien – Ada yang percaya kru “diculik” oleh makhluk misterius. Dari legenda Kraken hingga teori UFO, semuanya pernah disebut.
Misteri yang Tak Pernah Terjawab
Hingga kini, ke mana perginya kru Mary Celeste masih jadi misteri besar dunia maritim. Kapalnya selamat, terapung tanpa awak, dengan semua barang tetap utuh — seakan waktu berhenti di atasnya.
Apakah mereka melarikan diri karena panik, jadi korban kecelakaan aneh, atau mungkin... ada sesuatu di laut yang lebih dari sekadar ombak dan angin?
Yang jelas, kisah Mary Celeste akan terus hidup sebagai salah satu misteri laut paling menyeramkan — sekaligus paling memesona yang belum pernah benar-benar terpecahkan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Youtube/Nessie Judge