Teori Konspirasi pada Film Kartun (Sumber: Youtube/Nessie Judge)
INDOZONE.ID - Kartun anak-anak biasanya identik dengan dunia ceria, warna-warni, dan pesan moral yang sederhana. Tapi siapa sangka, di balik karakter lucu dan alur cerita yang simpel, ada teori konspirasi yang membahas adanya pesan tersembunyi, bahkan ada yang bilang sampai berbau satanisme.
Nah, hal ini dibahas dalam video “Satanisme dalam Kartun Anak-anak Terkenal” dari channel Nerror yang dibawakan oleh Nessie Judge. Dalam video berdurasi lebih dari 20 menit itu, Nessie mengulik beberapa kartun dan film animasi terkenal yang katanya punya simbol dan makna gelap di balik tampilannya yang polos.
Yuk, kita bahas satu per satu!
Baca juga: Teori Konspirasi “Mandela Effect”: Saat Ingatan dan Realita Nggak Sepakat
Siapa yang nggak kenal Scooby-Doo? Kartun klasik dengan tagline “Scooby-Dooby-Doo, where are you?” ini ternyata punya teori konspirasi yang cukup mengejutkan. Katanya, Scooby bukan anjing biasa, tapi hasil eksperimen rahasia Uni Soviet di masa Perang Dingin.
Tujuan eksperimennya adalah menciptakan hewan super yang bisa berkomunikasi dengan manusia. Tapi, ketika salah satu ilmuwannya kabur ke Amerika membawa hasil eksperimen itu, CIA dikabarkan membuat serial Scooby-Doo sebagai “umpan” untuk memancing orang yang melapor jika melihat anjing bisa bicara.
Meski kedengarannya agak konyol, teori ini sempat ramai banget di kalangan penggemar konspirasi.
Serial Hey Arnold! yang dikenal dengan cerita sehari-hari anak kota ternyata juga punya sisi gelap. Beberapa teori bilang kalau semua karakter di serial ini cuma halusinasi Arnold saja, hasil trauma masa kecil yang dalam.
Bahkan, bentuk kepala Arnold yang unik disebut-sebut ada kaitannya dengan sindrom langka Arnold–Chiari Syndrome. Menurut teori ini, bentuk kepalanya yang khas bukan cuma desain karakter yang unik, tapi representasi dari kondisi medis yang nyata.
Jadi, cerita Hey Arnold! mungkin bukan cuma kisah anak sekolah yang ceria, tapi lebih ke cerminan psikologis anak yang terjebak dalam pikirannya sendiri.
Film Cars dari Pixar memang terlihat seru banget, dengan mobil-mobil yang bisa bicara dan berinteraksi seperti manusia. Tapi teori “Common Killers Theory” bilang kalau sebenarnya semua mobil di film ini adalah manusia yang terjebak di dalam tubuh mesin.
Menurut teori itu, dunia Cars adalah hasil dari bencana biologis di mana manusia harus beradaptasi dengan teknologi dan akhirnya menyatu dengan kendaraan mereka. Mobil-mobil itu bisa bicara dan berpikir karena ada jiwa manusia yang masih hidup di dalamnya.
Kalau teori ini benar, berarti Cars bukan film balapan yang lucu, tapi kisah distopia yang menyeramkan tentang evolusi dan hilangnya kemanusiaan.
Film animasi K-pop Demon Hunters yang menggabungkan konsep idol dan dunia supranatural juga nggak lepas dari tudingan simbol satanisme. Film ini menceritakan sekelompok idol cewek yang berburu iblis, tapi salah satu tokohnya ternyata punya darah iblis.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Youtube/Nessie Judge