Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Selasa, 21 DESEMBER 2021 • 09:33 WIB

4 Teori Konspirasi yang Menggegerkan Dunia, Membuat Masyarakat Panik

4 Teori Konspirasi yang Menggegerkan Dunia, Membuat Masyarakat PanikIlustrasi Konspirasi. (Freepik)

Dalam perjalanan panjang dunia kerap dilanda konspirasi yang mengakibatkan banyaknya orang panik dan khawatir akan keselamatan mereka. Selain itu, adanya konspirasi juga membentuk persepsi banyak orang menjadi berubah akan suatu hal yang pernah ia percayai sebelumnya.

Berikut ini terdapat 4 konspirasi besar yang pernah melanda dunia. Dengan adanya konspirasi ini, masyarakat dunia dilanda kepanikan dan juga mengubah stigma masyarakat terhadap fenomena yang terjadi.

Baca Juga: Sempat Ngotot Covid-19 Adalah Konspirasi, Jerinx Kini Disuntik Vaksin Corona Jenis Sinovac

1. Konspirasi 9/11

Aksi teroris 9/11. (Livesciense)

Banyak bukti yang menunjukkan bahwa serangan teroris pada 11 September 2001 lalu merupakan hasil konspirasi Osama bin Laden dan anggotanya yang sebagian besar merupakan pembajak dari Arab Saudi.

Para ahli teori konspirasi memiliki berbagai penjelasan yang jauh lebih kompleks tentang apa yang terjadi di World Trade Center dan Pentagon pada hari itu.

Seringkali teori konspirasi ini mengandalkan kiasan anti-Semetik, seperti serangan yang diatur oleh Israel dan juga penyerangan umat muslim yang radikal dan membenci sikap Amerika Serikat.

Banyak yang mengklaim bahwa bahan bakar pesawat yang menabrak tidak dapat melelehkan balok baja. Jika bisa, maka menara kembar pasti telah dihancurkan dengan penghancuran terkontrol dari bom yang ditanam sebelum pesawat tersebut menabrak bangunan.

Pendapat lainnya adalah jika pesawat yang dibajak tidak menabrak Pentagon, lalu di mana Flight 77 dan penumpangnya? Apakah mereka hilang seperti alien Roswell di Hangar 18?

2. Hoax pendaratan di bulan

Pendaratan Apollo di bulan. (Livescience)

NASA melaporkan bahwa pernah mendaratkan astronot di bulan pada tahun 1969. Pada 1970-an, sebuah konspirasi aneh pun muncul yang mengatakan bahwa pendaratan di bulan tidak pernah terjadi.

Konspirasi itu dijelaskan dalam buku terbitan sendiri tahun 1976, "We Never Went to the Moon: America's Thirty Billion Dollar Swindle," dan film 1978, "Capricorn One." yang menunjukkan bahwa pendaratan Apollo di bulan hanyalah konspirasi.

Ada banyak pendapat dari berbagai konspirasi bulan tersebut mulai dari masalah ratusan pon batuan bulan yang telah dipelajari di seluruh dunia dan diverifikasi sebagai benda yang berasal dari luar bumi.

Banyak astronot yang tersinggung dengan implikasi pemalsuan akan pencapaian mereka. Pada tahun 2002, ahli teori konspirasi Bart Sibrel menghadapi Buzz Aldrin dan menyebutnya "pengecut dan pembohong" karena memalsukan pendaratan di bulan, Aldrin pun meninju rahang Sibrel.

3. Protokol Para Tetua Sion

Buku Tetua Sion. (Livescience)

"The Protocols of the Learned Elders of Zion" adalah buku palsu yang dimaksudkan untuk mengungkap konspirasi Yahudi dalam mencapai tujuan untuk mendominasi dunia.

Buku ini pertama kali muncul di Rusia pada tahun 1905, dan menggambarkan bagaimana moralitas, keuangan, dan kesehatan orang Kristen akan ditargetkan oleh sekelompok kecil orang Yahudi yang kuat.

Pada tahun 1920, Henry Ford membayar untuk menerbitkan setengah juta eksemplar "The Protocols of the Elders of Zion". Dan pada tahun 1930-an, buku tersebut digunakan oleh Nazi sebagai pembenaran atas genosidanya terhadap orang Yahudi.

4. COVID dan 5G

Ilustrasi demo COVID-19 dan 5G. (Livescience)

 

Mungkin tak ada peristiwa yang menghebohkan sejak 9/11 dengan melahirkan lebih banyak pemikiran konspirasi daripada pandemi COVID-19. Terdapat konspirasi tentang asal usul virus dan pada dasarnya memicu reaksi pada setiap pemerintahan negara.
 
Banyak orang percaya bahwa dokter telah melakukan kebohongan tentang kematian terkait COVID-19 dengan menyalahkan virus atas kematian dengan mengesampingkan penyebab lainnya.

Salah satu konspirasi yang lebih aneh lagi yakni menggabungkan ketakutan lama akan teknologi nirkabel 5G dengan ketakutan tentang virus. Menurut konspirasi COVID 5G, frekuensi elektromagnetik dari menara ponsel merusak sistem kekebalan tubuh, membuat orang menderita COVID.

Teori konspirasi lain mengklaim bahwa vaksin COVID-19 mengandung chip pelacak yang terhubung ke jaringan 5G, sehingga pemerintah atau mungkin miliarder dermawan seperti Bill Gates dapat mengawasi pergerakan semua orang.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

4 Teori Konspirasi yang Menggegerkan Dunia, Membuat Masyarakat Panik

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!