Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Selasa, 03 MARET 2026 • 11:59 WIB

Fakta Unit 8200: Unit Siber Rahasia Israel di Bawah IDF yang Kontroversial Memonitor Warga Palestina

Fakta Unit 8200: Unit Siber Rahasia Israel di Bawah IDF yang Kontroversial Memonitor Warga PalestinaIlustrasi unit 8200 dari Israel (Gemini AI, Wikipedia)

INDOZONE.ID - Israel dikenal sebagai negara yang saat ini menjadi banyak sorotan dan penuh kontroversial yang punya kekuatan teknologi dan pertahanan siber mengerikan. Di balik reputasi tersebut, ada satu unit militer yang sering disebut-sebut sebagai “otak” operasi intelijen digital Israel yang disebut Unit 8200.

Mengutip dari berbegai sumber, salah satunya The New York Times, unit ini berada di bawah naungan Israel Defense Forces (IDF), tepatnya dalam struktur Direktorat Intelijen Militer Israel. Berbeda dengan Mossad yang lebih ke intelijen luar negeri, unit 8200 ini bergerak di dalam negeri mereka sendiri.

Banyak pakar menyebutkan bila unit ini memiliki fungsi seperti National Security Agency (NSA) di Amerika Serikat dalam hal pengumpulan intelijen sinyal (signals intelligence/SIGINT), meskipun tentu saja kapasitas dan skalanya berbeda.

Berikut ini beberapa fakta mengenai Unit 8200 Israel.

Baca juga: Di Balik Kemarahan Netanyahu Pasca Iran Bakar Patung Ba'al: Fakta Sejarah Paganisme di Israel

Apa Itu Unit 8200?

Unit 8200 adalah divisi intelijen siber dan sinyal Israel yang bertugas melakukan beberapa tugas. Sebut saja penyadapan komunikasi, pempulan dan analisi data intelijen digital, operasi siber ofensif-defensif, pengembangan teknologi enkripsi dan dekripsi, serta operasi siber terhadap musuh negara.

Unit ini sering dibandingkan dengan NSA karena fokusnya pada intelijen elektronik dan pengawasan komunikasi global. Dalam konteks regional Timur Tengah, Unit 8200 dianggap sebagai salah satu kekuatan siber paling dominan.

Anggotanya: Anak Muda dengan Kemampuan Luar Biasa

Salah satu hal unik dari Unit 8200 adalah profil anggotanya. Banyak personelnya direkrut sejak usia sangat muda, bahkan langsung setelah lulus sekolah menengah. Israel memang memiliki wajib militer, dan talenta-talenta terbaik di bidang matematika, pemrograman, dan teknologi biasanya diseleksi ketat untuk masuk ke unit ini.

Fakta Unit 8200: Unit Siber Rahasia Israel di Bawah IDF yang Kontroversial Memonitor Warga PalestinaUnit 8200 dari Israel (Youtube)

Proses seleksinya terkenal sangat kompetitif. Mereka yang lolos sering kali memiliki kemampuan analitis, logika, dan pemrograman di atas rata-rata. Lingkungan kerja di Unit 8200 disebut-sebut mirip dengan startup teknologi: cepat, inovatif, dan problem-solving oriented — tetapi dalam konteks militer dan rahasia negara.

Kontroversi: Pengawasan terhadap Warga Palestina

Unit 8200 bukan tanpa kritik. Pada tahun 2014, sekitar 43 personel cadangan (reservists) Unit 8200 menandatangani surat terbuka yang menyatakan penolakan mereka untuk terus terlibat dalam pengawasan terhadap warga Palestina yang mereka anggap tidak bersalah.

Baca juga: Dari Dinas Code hingga menjadi Badan Siber dan Sandi Negara

Menurut laporan sejumlah media internasional seperti The Guardian dan BBC, para penandatangan menyebut bahwa data yang dikumpulkan sering digunakan untuk menekan individu, termasuk informasi pribadi yang sensitif. Aksi ini menjadi sorotan global karena jarang ada pembangkangan terbuka dari anggota unit intelijen elite.

Pemerintah dan militer Israel membela praktik tersebut sebagai bagian dari upaya keamanan nasional dalam menghadapi ancaman terorisme. Namun, peristiwa ini tetap menjadi salah satu momen paling kontroversial dalam sejarah Unit 8200.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: The New York Times

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Fakta Unit 8200: Unit Siber Rahasia Israel di Bawah IDF yang Kontroversial Memonitor Warga Palestina

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!