Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Rabu, 12 MARET 2025 • 16:25 WIB

3 Mitos Seputar Kucing yang Masih Dipercaya Banyak Orang sampai Sekarang, Apa Saja?

3 Mitos Seputar Kucing yang Masih Dipercaya Banyak Orang sampai Sekarang, Apa Saja?Ilustrasi kucing hitam.

INDOZONE.ID - Mitos tentang kucing di masyarakat muncul karena gabungan berbagai faktor, seperti kurangnya edukasi, pengaruh budaya, info yang salah dari media, kesalahpahaman pengalaman pribadi, serta hubungan kucing dengan aspek spiritual atau keagamaan. 

Sampai sekarang, masih banyak yang percaya sama mitos terkait kucing. Berikut beberapa mitos terkait kucing yang masih dipercaya masyarakat hingga saat ini. 

3 Mitos Seputar Kucing yang Masih Dipercaya Banyak Orang sampai Sekarang, Apa Saja?Kucing hitam punya beberapa mitos. (Z Creators/Abid Hanzalah)

3 Mitos Seputar Kucing yang Masih Dipercaya Banyak Orang sampai Sekarang

1. Kucing Punya Sembilan Nyawa

Kucing salah satu hewan paling populer untuk dipelihara. Kamu juga pelihara kucing di rumah, nggak? Kalau iya, pasti nggak asing deh sama kebiasaan mereka yang suka banget lompat dari satu tempat ke tempat lain. 

Bahkan, kucing tuh nggak takut sama ketinggian. Sering banget, meski jatuh dari tempat tinggi, kucing tetap selamat tanpa luka. 

Hal ini bikin banyak orang percaya, kalau kucing punya sembilan nyawa. Akan tetapi, benar nggak sih kalau kucing beneran punya sembilan nyawa? 

Yuk, kita bongkar faktanya! Jadi, mitos sembilan nyawa itu cuma cerita belaka. Seperti makhluk hidup lainnya, kucing cuma punya satu nyawa kok. 

Namun, kucing memang dikenal sebagai hewan yang mandiri banget ketimbang peliharaan lainnya. Mitos ini muncul karena kucing sering banget lolos dari bahaya, bahkan waktu jatuh dari tempat tinggi sekalipun. 

Terus, kenapa kucing bisa selamat kalau jatuh dari tempat tinggi? Rahasianya adalah mereka punya sistem keseimbangan yang keren banget. 

Baca Juga: Kisah Unsinkable Sam, Kucing Hitam-Putih yang Berhasil Selamat dari 3 Kapal Tenggelam

Kalau kucing jatuh dalam posisi terbalik, mereka bisa memutar badan dengan cepat supaya kaki yang nyentuh tanah duluan.

Pas hampir nyentuh tanah, tubuh kucing bakal meregang dan kakinya ngerem biar memperlambat kecepatan jatuh. 

Buat perbandingan, kalau manusia punya kecepatan jatuh sekitar 200 km/jam, kucing cuma 100 km/jam. Kaki kucing yang panjang, berotot, dan elastis, juga bantu tubuh mereka tetap aman meski jatuh dari ketinggian. 

Keren, kan? Nah, kemampuan ini disebut righting reflex. Menurut Lili Surfington Post, righting reflex bikin kucing bisa atur posisi badannya pas jatuh dari tempat tinggi. 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: YouTube @RadioKucingOfficial

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

3 Mitos Seputar Kucing yang Masih Dipercaya Banyak Orang sampai Sekarang, Apa Saja?

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!