Ilustrasi Leshen The Witcher. (Foto: Freepik @Freepik)
INDOZONE.ID - Kalau kamu pernah main The Witcher 3 dan tiba-tiba masuk hutan lebat lalu disambut suara gagak, akar bergerak sendiri, dan sosok tinggi bertanduk rusa berdiri di kejauhan, besar kemungkinan kamu lagi masuk wilayah Leshen.
Monster satu ini bukan tipe musuh yang asal nyerang. Dia tenang, sabar, tapi sekali kamu melangkah terlalu jauh, tamat sudah urusan.
Lewat penjelasan dari YouTube @WitcherGeorge, Leshen bukan cuma monster biasa, tapi simbol kemarahan alam terhadap manusia yang terlalu serakah.
Sosoknya bikin merinding, cara bertarungnya licik, dan latar mitologinya dalam banget. Nggak heran kalau Leshen sering dianggap sebagai salah satu monster paling ikonik dan menakutkan di dunia The Witcher.
Baca juga: Kisah Catherine Monvoisin, Penyihir Paling Ditakuti di Prancis yang Pernah Guncang Istana Raja
Leshen The Witcher hanya tinggal di satu tempat yaitu hutan purba yang lebat dan tua. Mereka nggak bakal nongkrong di gunung, padang rumput, apalagi dekat kota.
Hutan yang mereka pilih biasanya hutan dengan sejarah panjang, pepohonan raksasa, dan ekosistem yang masih “liar”.
Buat Leshen, hutan itu bukan sekadar tempat tinggal, tapi bagian dari dirinya. Mereka punya koneksi kuat dengan pohon, akar, dan hewan di sekitarnya.
Itulah kenapa Leshen sangat teritorial. Begitu ada manusia masuk wilayahnya tanpa izin, Leshen menganggap itu sebagai ancaman serius.
Nah yang bikin ngeri, Leshen jarang menyerang secara frontal. Mereka lebih suka mengintai, menunggu, lalu menyerang di momen paling nggak terduga. Hutan jadi senjata utama mereka.
Secara visual, Leshen punya desain yang luar biasa ikonik. Kepalanya berupa tengkorak rusa dengan tanduk besar menjulang.
Badannya tinggi, kurus, dan anggota tubuhnya terlihat seperti batang pohon yang retak dan hidup.
CD Projekt Red sengaja mendesain Leshen agar terlihat seperti dewa suku kuno atau roh penjaga hutan.
Setiap detail tubuhnya memberi kesan bahwa makhluk ini bukan sekadar monster, tapi entitas purba yang sudah ada jauh sebelum manusia datang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: YouTube