Ilustrasi Catherine Monvoisin. (Foto: Freepik @Freepik)
INDOZONE.ID - Kalau dengar kata penyihir, kebanyakan orang mungkin langsung kebayang cerita fantasi atau dongeng. Tapi di Prancis abad ke-17, sosok penyihir benar-benar nyata dan bikin geger satu negara.
Namanya Catherine Monvoisin, atau yang lebih dikenal sebagai La Voisin. Ia bukan cuma peramal biasa, tapi figur gelap yang terlibat dalam praktik aborsi ilegal, ritual ilmu hitam, hingga perdagangan racun mematikan.
Kisah hidupnya penuh intrik, darah, dan rahasia besar yang bahkan menyeret nama selingkuhan Raja Louis XIV.
Cerita ini bukan sekadar horor, tapi juga potret kelam masyarakat elit Eropa pada zamannya.
Yuk simak kisah Catherine La Voisin, dilansir dari YouTube/Devie Rossell selengkapnya!
Baca juga: Kisah 'Spring-Heeled Jack': Teror Misterius di London Sebelum Era Jack the Ripper
Catherine Monvoisin lahir pada tahun 1642 di Paris dari keluarga miskin. Hidup di lingkungan keras, membuatnya terbiasa melihat penderitaan sejak kecil.
Namun, Catherine kecil punya ketertarikan aneh pada dunia ramalan. Di usia sembilan tahun, ia mulai belajar membaca telapak tangan atau kiromansi.
Konon, banyak orang terkejut karena ramalannya sering tepat sasaran. Dari sinilah bibit reputasi Catherine mulai tumbuh, meski masih sebatas lingkungan kecil.
Saat beranjak remaja, Catherine menikah dengan Antoine Monvoisin, seorang pemilik toko perhiasan.
Awalnya hidup mereka cukup stabil, tapi semuanya berubah ketika bisnis sang suami bangkrut total.
Utang menumpuk, hidup makin terjepit, dan Catherine terpaksa mencari cara lain untuk bertahan.
Di titik inilah, ia memutuskan menjadikan kemampuan meramal sebagai sumber penghasilan utama.
Catherine kemudian menamai dirinya La Voisin. Namanya cepat dikenal di Paris, bahkan sampai ke kalangan elite.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: YouTube