Petualangan Odysseus Raja Ithaca Dalam Perjalanan Pulang Yang Penuh Tantangan (thecollector.com)
INDOZONE.ID - Odysseus, raja Ithaca, adalah tokoh yang terkenal dalam buku epik kuno karya Homer, The Odyssey. Kisahnya menceritakan perjalanan panjang dan penuh rintangan selama sepuluh tahun untuk kembali ke rumahnya setelah Perang Troya.
Seorang pria bijaksana dengan kecerdasan luar biasa, kefasihan berbicara, keberanian, dan ketahanan yang luar biasa, Odysseus dikenal karena kelicikannya yang legendaris, termasuk rencana Kuda Troya yang membantunya memenangkan perang.
Baca juga: Kisah Jacomina Fay dan Wajah Kehidupan Perempuan Indo di Masa Kolonial
Setelah kota Troya hancur lebur, Odysseus bersama enam kapal dan anak buahnya memulai perjalanan pulang ke Ithaca. Namun, perjalanan yang seharusnya sederhana itu berubah menjadi serangkaian petualangan yang penuh bahaya dan ujian.
Mendarat pertama kali di tanah suku Cicones, mereka menjarah kota. Anak buah Odysseus terlena dan terlambat berlayar, sehingga pasukan musuh menyerang dan menewaskan tiga puluh enam prajurit mereka.
Selanjutnya, mereka tiba di negeri pemakan bunga teratai. Penduduk setempat menyambut mereka ramah dan menawarkan bunga teratai yang membuat para prajurit lupa akan rumah mereka sendiri. Dengan kecerdikan dan kepemimpinan Odysseus, mereka dipaksa kembali ke kapal dan melanjutkan perjalanan.
Baca juga: Weton Wage: Konon Punya Jiwa Pengembara, Benarkah?
Bahaya semakin nyata ketika mereka tiba di negeri para Cyclops. Odysseus sangat ingin bertemu dengan seorang Cyclops dan melihat apakah mereka benar-benar biadab.
Odysseus dan dua belas anak buahnya pergi ke gua Polyphemus untuk menyambutnya. Namun, ketika raksasa itu kembali dari menggembalakan ternaknya, anak buah Odysseus panik dan bersembunyi di dalam guanya. Namun, Cyclops itu menemukan anak buah Odysseus yang kemudian menelan dua orang dari mereka.
Baca juga: Kisah Mistis Tumbal Susuk Nyai Sukandir: Konon Teror yang Turun-Temurun dari Leluhur!
Odysseus dan anak buahnya terjebak di dalam gua, karena pintu masuk sekaligus satu-satunya jalan keluar tertutup oleh batu. Berbekal akal dan keberanian, Odysseus membuat rencana licik. Ia dan anak buahnya berhasil membuat Cyclops mabuk, dan disaat yang bersamaan empat anak buahnya menusukkan paku kayu panas ke mata Cyclops dan membutakannya.
Cyclops menjerit kesakitan sambil terhuyung-huyung menuju pintu masuk, lalu menarik batu besar yang menghalangi jalan keluar. Kesempatan itu dimanfaatkan Odysseus dan anak buahnya untuk berlari keluar dari gua.
Perjalanan Odysseus dan anak buah nya berlanjut, sampai akhirnya mereka bertemu Aeolus, penjaga angin, yang memberi mereka karung angin untuk mempermudah perjalanan. Sialnya, salah satu anak buah Odysseus yang lalai membuka karung tersebut, sehingga menimbulkan badai besar yang mengirim mereka ke pulau Circe, penyihir berbahaya.
Baca juga: 5 Tirakat Leluhur Paling Sakti: Salah Satunya Topo Bisu yang Bikin Mental Makin Kuat
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Thecollector.com