Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Selasa, 23 DESEMBER 2025 • 10:05 WIB

Weton Wage: Konon Punya Jiwa Pengembara, Benarkah?

Weton Wage: Konon Punya Jiwa Pengembara, Benarkah?Ilustrasi Weton Wage Punya Jiwa Pengembara. (Foto: Freepik @Freepik)

INDOZONE.ID - Pernah nggak kamu ketemu seseorang yang hidupnya kelihatan normal-normal saja, tapi auranya seperti nggak pernah benar-benar menetap?

Tubuhnya ada di satu tempat, tapi rasanya jiwanya lagi jalan ke arah lain. Senyumnya ada, obrolannya nyambung, tapi di balik itu ada rasa seolah hatinya selalu mencari sesuatu yang belum ketemu.

Dalam kepercayaan Jawa, karakter seperti ini sering dilekatkan pada mereka yang lahir di weton Wage.

Wage dikenal sebagai weton yang tenang, tidak ribut, tidak mencolok, tapi justru menyimpan dunia batin yang luas.

Banyak yang bilang, anak Wage punya jiwa pengembara. Bukan sekadar suka jalan-jalan atau bosan di rumah, tapi jiwanya memang sulit dikurung oleh rutinitas, aturan, dan batasan yang terlalu kaku.

Pertanyaannya, benarkah begitu? Apa sebenarnya rahasia weton Wage yang membuat mereka terasa berbeda?

Yuk, simak fakta Weton Wage ini dilansir dari YouTube/Makna Weton selengkapnya!

Baca juga: Weton Wage: Tetap Tersenyum Meski Terluka dan Doanya Mampu Getarkan Langit

Jiwa Pengembara yang Sulit Betah Lama di Satu Tempat

Salah satu ciri paling kuat dari anak weton Wage adalah rasa gelisah halus yang sering muncul tanpa sebab jelas.

Mereka bisa bekerja, bersosialisasi, bahkan terlihat baik-baik saja. Tapi di dalam hati, ada suara kecil yang bilang, “Sepertinya bukan cuma ini.”

Bukan karena kurang bersyukur, tapi karena jiwa mereka memang selalu bergerak.

Anak Wage tidak suka dikurung, bukan hanya secara fisik, tapi secara batin. Mereka bisa patuh di luar, mengikuti aturan, menjalani peran sosial.

Namun di dalam, mereka tetap ingin merdeka. Wong Wage atine mlaku luwih adoh tinimbang sikile. Hatinya berjalan lebih jauh daripada kakinya. Itulah kenapa mereka sering dianggap sulit ditebak.

Mereka lebih menghargai pengalaman dibanding kepemilikan. Duduk sendirian sambil menatap senja atau menikmati kopi dalam sunyi sering kali lebih berarti dibanding hiruk pikuk pencapaian. Tapi jiwa pengembara ini juga bisa jadi ujian.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: YouTube

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Weton Wage: Konon Punya Jiwa Pengembara, Benarkah?

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!