Ilustrasi dewa Mesir (britannica.com)
INDOZONE.ID - Mesir memiliki salah satu panteon dewa terbesar dan paling kompleks dibandingkan peradaban mana pun di dunia kuno.
Sepanjang sejarah Mesir, ratusan dewa dan dewi disembah. Karakter masing-masing dewa sering kali sulit dipastikan. S
ebagian besar memiliki asosiasi utama (misalnya dengan matahari atau dunia bawah) serta bentuk khusus. Namun, hal itu bisa berubah seiring waktu, sejalan dengan naik turunnya kepentingan para dewa dan perkembangan masyarakat Mesir.
Berikut adalah beberapa dewa Mesir terpenting yang perlu dikenal.
Baca juga: Alasan Orang Mesir Kuno Memiliki Dewa yang Berkepala Binatang, Representasi Sikap Mereka
Osiris adalah salah satu dewa terpenting di Mesir, dikenal sebagai dewa dunia bawah. Ia juga melambangkan kematian, kebangkitan, dan siklus banjir Sungai Nil yang menjadi kunci kesuburan pertanian Mesir.
Menurut mitos, Osiris adalah seorang raja Mesir yang dibunuh dan dipotong-potong oleh saudaranya, Seth. Istrinya, Isis, menyusun kembali tubuh Osiris dan membangkitkannya, sehingga mereka dapat melahirkan seorang putra, dewa Horus. Osiris digambarkan sebagai raja yang dibungkus mumi, dengan kulit berwarna hijau terlihat pada wajah dan tangannya.
Asal-usul Isis tidak jelas. Berbeda dari banyak dewa lainnya, ia tidak dapat dihubungkan secara pasti dengan satu kota tertentu, dan tidak muncul dalam literatur Mesir paling awal. Namun seiring waktu, ia semakin penting dan akhirnya menjadi dewi paling berpengaruh dalam panteon Mesir.
Sebagai istri setia yang membangkitkan Osiris setelah dibunuh serta membesarkan putra mereka, Horus, Isis dianggap sebagai simbol istri dan ibu ideal dalam tradisi Mesir.
Sebagai pasangan dewa dunia bawah, ia juga berperan penting dalam upacara kematian. Bersama saudara perempuannya, Nephthys, Isis digambarkan sebagai pelayat ilahi dan pengasuh jiwa-jiwa di alam baka.
Isis adalah salah satu dewi Mesir terakhir yang masih disembah hingga era Greco-Romawi. Ia kemudian disamakan dengan dewi Yunani Aphrodite dan kultusnya menyebar hingga ke Britania di barat dan Afghanistan di timur. Banyak yang meyakini bahwa gambaran Isis dengan bayi Horus memengaruhi ikonografi Kristen tentang Maria dan bayi Yesus.
Baca juga: Arkeolog Temukan Kuil Zeus-Kasios di Mesir, Sang Dewa Langit dalam Mitologi Yunani
Horus digambarkan sebagai seekor elang atau pria berkepala elang. Ia adalah dewa langit yang terkait dengan perang dan perburuan. Horus juga mewujudkan konsep raja ilahi; pada beberapa periode, raja yang sedang berkuasa dianggap sebagai perwujudan Horus.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Britannica