Rabu, 09 APRIL 2025 • 08:48 WIB

Bayangan di Jalan Mati: Kisah Mistis dari Desa Lereng Gunung yang Bikin Merinding

Author

Siluet Makhluk Astral.

INDOZONE.ID - Siapa nih yang suka lewat jalan sunyi sendirian malam-malam?

Hati-hati ya, apalagi kalau Kamu lagi di desa terpencil dan nemuin jalan yang disebut “Jalan Mati”. Namanya udah serem, suasananya lebih horor lagi!

Di sebuah desa kecil di lereng gunung, ada jalan kecil berbatu yang dikenal sebagai “Jalan Mati”.

Nggak ada yang berani lewat sana setelah matahari tenggelam.

Orang-orang tua bilang, dulunya jalan ini jadi saksi bisu pertempuran sengit antara para pejuang desa dan penjajah.

Banyak nyawa yang melayang di sana. Konon katanya, arwah mereka masih berkeliaran sampai sekarang.

Simak kisah mistis bayangan di Jalan Mati dilansir dari YouTube @Randha Haryanto selengkapnya!

Baca Juga: Kisah Mistis Losmen Angker di Jalur Lintas Sumatera, Bertemu Resepsionis tanpa Kepala

Cerita Dimulai dari Joko

Malam itu, Joko anak muda desa yang baru balik dari kota terpaksa harus lewat jalan itu karena motornya mogok di tengah jalan utama.

Nggak ada pilihan lain selain motong lewat “Jalan Mati” buat bisa pulang.

Waktu itu jam udah nunjukin pukul 11 malam. Kabut mulai turun, bulan cuma setengah nongol, dan satu-satunya penerangan cuma dari senter kecil yang mulai sekarat.

Tapi anehnya, malam itu bener-bener hening. Nggak ada suara jangkrik, burung hantu, atau hewan malam lainnya. Suasananya bikin merinding, asli!

Tap… Tap… Ada yang Ikut?

Lagi asyik jalan, tiba-tiba Joko denger suara langkah kaki.

Pelan, tapi jelas. Seolah ada yang ngikutin dari belakang. Dia nengok kosong. Sepi.

Dia mikir, “Ah, paling halu.” Tapi suara itu makin kenceng, makin nyata. Kayak lebih dari satu orang yang ngikutin dia.

Joko mulai panik. Dia percepat langkah, tapi suara itu ikut.

Nggak cuma langkah kaki, mulai muncul juga bisikan-bisikan aneh. Desisan kayak orang minta tolong.

Baca Juga: Deretan Kisah Mistis Pabrik Gula di Indonesia: Ritual, Tumbal, dan Mitos yang Bikin Merinding!

Ilustrasi Siluet Penampakan Wanita.

Bayangan Hitam yang Nggak Masuk Akal

Di ujung jalan, senter Joko nyorot sesuatu. Ada bayangan hitam berdiri.

Tingginya enggak wajar, hampir dua meter. Tangan panjang banget, sampai ke tanah. Kepala miring ke samping kayak lagi ngeliatin Joko.

Wajahnya? Nggak kelihatan jelas. Tapi auranya? Bikin bulu kuduk berdiri!

Langkah kaki yang tadi ngikutin Joko berhenti. Diganti sama suara bisikan yang lebih keras, “Tolong… tolong aku…”

Tanpa pikir panjang, Joko langsung lari. Senternya jatuh dan pecah.

Tapi dia gas terus sampai keluar dari jalan itu. Waktu nengok ke belakang, bayangan itu udah nggak ada.

Tapi di kejauhan, ada cahaya kecil seperti api rokok yang ngikutin jalurnya.

Ternyata Itu Penjaga Jalan Mati!

Besok paginya, Joko cerita ke Mbah Sukro, ketua desa. Mbah Sukro cuma ngangguk dan bilang, “Kamu ketemu penjaga jalan mati, Nak. Dia arwah yang belum tenang. Nah bisikan itu? Dari jiwa-jiwa yang mati tanpa kuburan.”

Ngeri nggak tuh?

Mbah Sukro bilang, nggak semua orang bisa selamat kalau udah masuk jalan itu. Joko beruntung.

Banyak yang katanya hilang atau kerasukan setelah lewat sana.

Sejak malam itu, Joko ogah banget deket-deket “Jalan Mati”.

Bahkan siang hari pun dia mending muter jauh daripada harus ngelewatin tempat itu.

Jalan Itu Masih Ada dan Masih Aktif!

Warga desa sampai sekarang masih sering denger suara langkah kaki dan bisikan dari arah jalan mati setiap malam.

Katanya, ada yang masih berkeliaran, nyari pertolongan, atau mungkin manggil yang masih hidup.

Jadi buat Kamu yang lagi traveling ke desa-desa, apalagi di daerah pegunungan, jangan asal lewat jalan yang sepi dan minim penerangan ya.

Siapa tahu kamu malah jadi saksi kejadian mistis kayak yang dialami Joko.

Baca Juga: Kisah Mistis Kampung Mayit: Desa yang Dihantui Bayangan Tak Kasat Mata

Siluet Makhluk Astral.

Kisah mistis seperti ini tuh bukan cuma buat serem-sereman, tapi juga jadi pengingat, bahwa beberapa tempat punya sejarah dan energi yang enggak main-main.

Kalau bisa, hormati tempat yang katanya angker. Jangan songong, jangan sompral. 

Nah, yang paling penting, yaitu selalu baca doa sebelum jalan, siapa tahu Kamu jadi “tamu” yang nggak diundang di alam mereka.

Masih berani lewat jalan sepi sendirian malam-malam?

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: YouTube

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU