Cerita Pesugihan Gunung Kawi: Kekayaan Mendadak Berujung Kematian Misterius Keluarga Terdekat
INDOZONE.ID - DI era saat ini, masih banyak masyarakat yang percaya dengan kisah pesugihan yang bisa mendatangkan rezeki tapi berujung fatal dan masih bisa tidak bisa diterima nalar pikiran. Seperti salah satu cerita tentang pesugihan Gunung Kawi dan pernikahan dengan Jin.
Entah mau percaya atau tidak, artikel ini hanya menyampaikan cerita kesaksian yang dilihat Indozone dari sebuah podcast bertma misteri.
Awal kejadian
Pada tahun 2000, Bu Mia mengaku menjadi saksi perubahan hidup yang dialami tetangganya, pasangan suami istri bernama Bu Sri dan Pak Agus. Keduanya tinggal berdampingan dengan Bu Mia sehingga hubungan mereka sangat dekat, bahkan sudah seperti keluarga sendiri.
Menurut cerita Bu Mia dalam Podcast Malam Mencekam, kehidupan keluarga tersebut awalnya terbilang cukup. Pak Agus bekerja di bidang konstruksi bangunan dan mampu memenuhi kebutuhan enam anak mereka. Namun keadaan berubah ketika Pak Agus mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK) akibat perusahaan tempatnya bekerja mengalami kebangkrutan.
Sejak saat itu, kondisi ekonomi keluarga tersebut mulai memburuk. Tabungan menipis, kebutuhan rumah tangga semakin sulit dipenuhi, dan satu per satu barang berharga mulai dijual.
"Semua TV, semua kulkas, semua dijual sampai udah gak ada apa-apalah," kenang Bu Mia.
Baca juga: Meninggal di Hari Selasa Kliwon: Antara Mitos Pesugihan, Tradisi Jaga Makam, dan Pandangan Islam
Tidak hanya itu, sertifikat rumah yang menjadi aset terakhir keluarga tersebut juga digadaikan untuk bertahan hidup. Namun tenggat pembayaran yang diberikan pihak pemberi pinjaman semakin dekat, sementara mereka tidak memiliki sumber penghasilan baru.
Keputusan Pergi ke Gunung Kawi
Di tengah tekanan ekonomi yang semakin berat, Bu Sri mengaku mendapat saran dari seorang teman suaminya untuk pergi ke Gunung Kawi, sebuah tempat yang selama bertahun-tahun sering dikaitkan dengan praktik mencari kekayaan secara gaib atau pesugihan dalam kepercayaan masyarakat tertentu.
Bu Mia mengaku sempat terkejut ketika mendengar niat tersebut.
"Cukup, saya mau niat berangkat ke Gunung Kawi," kata Bu Sri kepada Bu Mia saat itu.
Baca juga: Pengakuan Pelaku Pesugihan Gunung Kawi, Nekat Tumbalkan Diri Demi Bayar Utang Bank
Meski sudah diperingatkan mengenai berbagai konsekuensi yang sering dikaitkan dengan praktik pesugihan, Bu Sri dan Pak Agus tetap berangkat. Mereka meninggalkan keenam anaknya dan menitipkan pengasuhan kepada ibu Bu Sri yang datang ke rumah untuk membantu menjaga cucu-cucunya.
Menurut Bu Mia, pasangan itu berangkat pada pagi hari setelah salat Subuh dan tidak dapat dihubungi selama perjalanan.
Kematian Mendadak Sang Ibu
Sekitar satu minggu setelah keberangkatan Bu Sri dan Pak Agus, peristiwa yang tidak terduga terjadi. Anak-anak mereka berlarian memanggil Bu Mia karena sang nenek mendadak mengalami kejang-kejang di dalam rumah.
Saat tiba di lokasi, Bu Mia mendapati kondisi perempuan lanjut usia tersebut sudah sangat lemah.
Tak lama kemudian, perempuan itu dinyatakan meninggal dunia.
Namun ada satu hal yang membuat Bu Mia merasa janggal. Ia mengaku melihat bekas seperti sayatan di bagian leher almarhumah.
"Saya sempat lihat di lehernya tuh ada sayatan," ujarnya.
Karena Bu Sri dan Pak Agus tidak dapat dihubungi, warga bersama ketua RT akhirnya memutuskan untuk mengurus proses pemakaman. Jenazah dimandikan, disalatkan, hingga dimakamkan sebelum kedua anaknya kembali ke rumah.
Baca juga: Pesugihan Tuyul Toko Sembako di Pasar Rawa Bendo: Rezeki Lancar Tapi Ada Harga yang Tak Terlihat
Respons yang Membuat Warga Heran
Keesokan harinya, Bu Sri dan Pak Agus akhirnya pulang. Bu Mia yang sudah menunggu langsung menyampaikan kabar duka tersebut.
Namun respons Bu Sri justru membuatnya heran.
Menurut Bu Mia, kesedihan yang ditunjukkan Bu Sri terlihat berbeda dari yang ia bayangkan. Bahkan ketika Bu Mia menyinggung kondisi ibunya yang meninggal secara mendadak, Bu Sri disebut hanya menjawab singkat.
"Ya memang harusnya begitu," kata Bu Sri seperti ditirukan oleh Bu Mia.
Jawaban tersebut membuat Bu Mia semakin curiga. Ia mulai bertanya-tanya apakah ada hubungan antara kepergian pasangan tersebut ke Gunung Kawi dengan kematian sang ibu.
Baca juga: Pesugihan 'Pawon Iblis': Kisah Mistis di Balik Rumah Mewah dan Warung Bakso Laris
Meski demikian, tidak ada bukti yang dapat memastikan dugaan tersebut.
Kekayaan yang Datang Secara Mendadak
Beberapa minggu setelah kepulangan mereka, kehidupan keluarga Bu Sri mulai berubah secara drastis. Jika sebelumnya mereka kesulitan membeli makanan, kini mereka mulai terlihat memiliki banyak uang.
Bu Mia mengaku sering melihat Bu Sri membeli makanan dalam jumlah besar, perhiasan, hingga berbagai kebutuhan rumah tangga.
Tak hanya itu, barang-barang yang sebelumnya dijual satu per satu mulai tergantikan dengan yang baru. Televisi kembali memenuhi rumah mereka, perabotan baru berdatangan, hingga kendaraan bermotor mulai terparkir di halaman.
Dalam waktu yang relatif singkat, keluarga tersebut bahkan mampu melunasi seluruh utang yang sebelumnya mengancam membuat mereka kehilangan rumah.
Perubahan ekonomi yang sangat cepat inilah yang kemudian memicu berbagai desas-desus di lingkungan sekitar.
Pengalaman Mistis yang Diklaim Bu Mia
Kecurigaan Bu Mia semakin bertambah ketika suatu malam ia diminta menginap di rumah Bu Sri. Menurut pengakuannya, Bu Sri ingin menunjukkan dari mana sumber kekayaan yang mereka peroleh.
Pada tengah malam, Bu Mia mengaku mendengar suara aneh dari dalam kamar. Karena penasaran, ia kemudian mengintip melalui lubang kunci.
Apa yang dilihatnya membuat dirinya ketakutan.
Menurut kesaksiannya, ia melihat sosok besar, tinggi, berbulu, dan bermata merah berada di dalam kamar tempat Bu Sri berada.
Baca juga: Fakta Ritual Pesugihan Gunung Kawi yang Bisa Bikin Kaya 7 Turunan, Keluarga Jadi Tumbal
"Saya sampai nyebut Allah Akbar, kaki saya gemeter semua," kata Bu Mia.
Ia mengaku langsung menjauh dan menghabiskan malam dengan berdoa hingga pagi hari.
Keesokan harinya, Bu Sri disebut mengaku bahwa sosok tersebut adalah "suami barunya" yang mampu memberikan apa pun yang diminta.
Penampakan Genderuwo dan Tuyul
Selain pengalaman di dalam rumah, Bu Mia juga mengaku beberapa kali melihat penampakan lain di sekitar kediaman Bu Sri.
Pada suatu malam, ia mengaku melihat sosok besar menyerupai genderuwo berada di atas atap rumah tetangganya tersebut. Pengalaman itu membuatnya langsung masuk ke rumah karena ketakutan.
Tak hanya itu, Bu Mia juga mengaku sering melihat sosok-sosok kecil yang oleh warga sekitar dikaitkan dengan tuyul. Menurutnya, makhluk tersebut terlihat keluar masuk rumah Bu Sri meski pintu dalam keadaan tertutup.
Penampakan-penampakan itulah yang semakin memperkuat desas-desus mengenai dugaan pesugihan di lingkungan tempat tinggal mereka.
Antara Kesaksian dan Misteri
Hingga kini, tidak ada bukti yang dapat memverifikasi kebenaran seluruh peristiwa yang diceritakan Bu Mia. Kisah tersebut merupakan pengalaman pribadi yang ia bagikan dalam Podcast Malam Mencekam berdasarkan apa yang ia lihat, dengar, dan rasakan pada saat itu.
Meski demikian, cerita tersebut menjadi salah satu kisah yang terus diingat warga sekitar karena memuat berbagai peristiwa yang dianggap janggal, mulai dari kesulitan ekonomi, kematian mendadak, perubahan kekayaan secara drastis, hingga berbagai pengalaman mistis yang diklaim terjadi setelah kepulangan pasangan tersebut dari Gunung Kawi.
Benar atau tidaknya dugaan pesugihan yang berkembang di masyarakat, kisah ini tetap menjadi bagian dari cerita urban yang hidup dan terus diperbincangkan hingga bertahun-tahun kemudian
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Youtube