INDOZONE.ID - Cerita ini bukan sekadar dongeng atau kisah mistis murahan. Ini adalah pengalaman nyata yang dialami oleh seorang pria bernama Pak Ranto, seorang pemuda kota yang nekat menjelajah desa pelosok demi cinta dan akhirnya malah berhadapan langsung dengan sosok mistis yaitu Buto Ijo.
Yuk kita bahas kisah mistis buto ijo, lengkap dari awal sampai kejadian yang bikin bulu kuduk berdiri dilansir dari YouTube @HOROR MALAM JUMAT selengkapnya!
Baca juga: Misteri Pesugihan Popok Wewe Gombel: Kisah Nyata yang Menggegerkan Jawa Tengah
Dari Kota ke Desa demi Cinta
Kisah mistis ini dialami oleh Pak Ranto, cowok kota yang tampan dan stylish, awalnya cuma diajak temannya si Amin buat iseng jalan-jalan ke desa.
Katanya sih di desa masih banyak cewek cantik. Tanpa pikir panjang, mereka pun berangkat dan akhirnya nyasar ke desa terpencil yang belum tersentuh listrik dan masih pakai jalan berbatu.
Di sanalah Pak Ranto ketemu Mila, si bunga desa. Jatuh cinta pada pandangan pertama, Pak Ranto pun serius PDKT dan akhirnya menikahi Mila di tahun 1994.
Kehidupan pun berubah. Dari yang biasanya hidup glamor di kota, kini harus beradaptasi jadi warga desa yang apa-apa serba sederhana.
Kerja ke Kota, Demi Mimpi dan Masa Depan
Hidup di desa bukan perkara mudah buat Pak Ranto. Susah cari kerja, mayoritas warga cuma bertani dan menggembala. Akhirnya, dia pamit ke Mila buat kerja ke kota.
Jalan kaki 5 kilometer demi nyari penghidupan. Singkat cerita, dia ketemu Pak Suraji, mandor proyek bangunan, dan langsung ditawari kerja. Berangkat pagi, pulang malam, kerja keras dijalani penuh semangat.
Setiap malam Kamis adalah jadwal gajian. Tapi malam itu, gajiannya telat. Pak mandor minta semua pekerja datang ke rumahnya ba’da Maghrib.
Mau gak mau, Pak Ranto ikut, karena uang itu penting banget buat acara kondangan malamnya.
Baca juga: Misteri Tanjakan Gombel, Tempat Angker yang Paling Terkenal di Semarang
Teror Mistis di Tengah Malam
Setelah ambil gaji, Pak Ranto pulang malam-malam lewat jalur gelap yang sepi dan penuh pohon bambu.
Sampai di gapura masuk desa, tiba-tiba… BRAK! Ada yang jatuh dari pohon bambu. Bukan buah, bukan ranting. Tapi pocong!
Pak Ranto langsung nge-freeze. Mau lari nggak bisa, mau teriak juga gak keluar suara. Dia cuma bisa baca doa sambil bilang, “Mbah… ini cucu lewat, jangan diganggu.” Untungnya, si pocong mendadak lenyap.
Tapi kisah horor nggak berhenti di situ. Waktu jalan lagi, aroma amis dan bau busuk mulai tercium.
Jalannya makin gelap, makin sepi. Tiba-tiba, muncul sosok raksasa besar, tinggi banget, hanya memakai penutup kelamin, tubuhnya penuh bulu dan berwarna kehijauan. Sosok itu gak lain dan gak bukan adalah Buto Ijo!
Saking besarnya, langkah kaki si makhluk itu sampai melompati kepala Pak Ranto. Ia berdiri membatu, cuma bisa baca doa. Setelah Buto Ijo menghilang, Pak Ranto lari sekencang-kencangnya ke tempat hajatan.
Ramalan Warga: “Kalau Dilompati Buto Ijo, Bakal Jadi Pejabat”
Sampai di hajatan, teman-temannya kaget lihat wajah pucat dan nafas ngos-ngosan Pak Ranto.
Setelah diceritakan semua kejadian horor itu, salah satu warga nyeletuk, “Kalau ada orang yang dilompati makhluk besar di pohon durian itu, biasanya nanti bakal jadi pejabat.”
Waktu itu, Pak Ranto cuma senyum simpul. Tapi siapa sangka, lima tahun kemudian, ramalan itu jadi kenyataan.
Pak Ranto diangkat jadi perangkat desa dan gak lagi kerja sebagai kuli bangunan. Dari pengalaman mengerikan di jalan setapak, takdir membawanya ke panggung kepemimpinan.
Baca juga: Kisah Mistis Desa Rawa Mayit: Tempat Sosok Misterius Mencari Kepalanya yang Hilang
Kisah Pak Ranto bukan cuma soal mistis dan horor. Ini juga tentang keberanian, perjuangan hidup, dan campur tangan takdir yang nggak bisa dijelaskan logika.
Entah percaya atau tidak, pertemuannya dengan Buto Ijo mungkin memang sudah digariskan sebagai titik balik hidupnya.
Kisah mistis dilompati Buto Ijo ini juga jadi pengingat, bahwa di balik tempat-tempat terpencil dan kejadian menyeramkan, seringkali tersembunyi makna mendalam dan takdir yang luar biasa.
Jadi gimana? Masih berani jalan kaki sendirian ke desa waktu malam hari?
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: YouTube