INDOZONE.ID - Belakangan ini, banyak banget berita perceraian muncul. Media sosial (medsos) pun ramai membahas soal "Jin Dasim kejar setoran" yang dikaitkan sama perusak rumah tangga.
Ada yang menanggapi serius, sedangkan sisanya cuma buat lucu-lucuan. Akan tetapi, tetap aja bikin banyak orang kepo, sebenernya apa sih cerita di balik makhluk yang tiba-tiba viral ini?
Daripada ikut-ikutan bingung, artikel ini bakal ngajak kamu melihat dari sudut pandang yang lebih santai dan luas. Nggak nyeremin dan nggak nge-judge, jadi langsung aja kepoin ke bawah!
Jin Dasim dari perspektif Islam (freepik)
Kayaknya kita sering banget dengar berita perceraian akhir-akhir ini. Nah, di tengah hebohnya berita itu, banyak yang nyeletuk kalau penyebabnya adalah makhluk jin bernama Dasim.
Katanya, si jin ini hobi banget ngomporin emosi suami istri biar gampang ribut. Akan tetapi, bener ada jin kayak gitu nggak sih?
Kalau dilihat dari literatur keislaman, nama Dasim emang muncul sebagai salah satu anak buah Iblis. Tugasnya lumayan bikin geleng-geleng kepala, karena bakal bikin suasana rumah yang tadinya damai jadi panas.
Baca juga: Ciri-ciri Wanita yang Pernah Berhubungan dengan Jin: Salah Satunya Susah Dapat Jodoh
Pelan-pelan, ia masukin pikiran negatif sampai bikin suami atau istri cuma fokus lihat kekurangan pasangan, padahal sebenarnya nggak ada yang berubah.
Dilansir dari NU Online, Rabu (19/11/2025), Dasim ini semacam pengganggu rumah tangga. Mereka bikin seseorang melihat keluarganya dari sisi yang jelek-jeleknya aja, jadi gampang kesal dan baper sendiri.
Kalau bicara soal setan yang mengganggu rumah tangga, ada juga hadits yang cerita bahwa Iblis punya pasukan khusus buat bikin manusia berantakan.
Yang paling dibanggakan adalah setan yang bikin suami istri cerai. Jadi, kerusakan rumah tangga ini emang kayak target operasi mereka.
Baca juga: Kisah Mistis Rumah Kapal di Lampung, Sarangnya Jin Siluman Naga dan Bayangan Kelelawar Raksasa
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Nu Online, Amatan