Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Sabtu, 15 NOVEMBER 2025 • 16:06 WIB

Santet Sundu: Kisah Dendam karena Kesombongan Berujung Teror Tak Terlihat yang Menghantui

Santet Sundu: Kisah Dendam karena Kesombongan Berujung Teror Tak Terlihat yang MenghantuiIlustrasi Santet Sundu. (Foto: Freepik @Freepik)

INDOZONE.ID - Malam itu, suasana warung kopi di sebuah kampung kecil di pinggiran Kalasan lagi rame-rame santai. Adul yang terkenal paling bawel dan paling suka ngelawak lagi-lagi jadi pusat perhatian.

Ia menirukan gaya Karo, warga kampung yang belakangan mudah marah karena katanya kena santet. Semua orang ketawa, kecuali Paiman yang memperingatkan Adul untuk jaga mulut.

Namun, tawa itu berhenti ketika dari pojok warung, seorang lelaki tua yang tak dikenal menatap Adul tanpa ekspresi.

Sekejap suasana jadi janggal. Angin lembab masuk dari celah dinding, lampu berkedip, dan tanpa ada suara langkah, lelaki itu tiba-tiba menghilang dari bangkunya.

Adul menertawakan semuanya. Tapi malam itu, kisah mistis baru saja dimulai.

Yuk simak kisah Santet Sundu dilansir dari YouTube @OM BRIZZ OFFICIAL selengkapnya!

Baca juga: Santet Beras: Kisah Mistis Ilmu Hitam Dikirim Lewat Makanan yang Mematikan

Jalan Pulang: Langkah Misterius yang Mengikuti

Saat pulang naik motor, jalanan gelap dan sepi. Tapi, Adul merasa seolah ada yang berjalan mengikuti motornya dari belakang.

Suaranya pelan, ritmis, dan makin lama makin dekat. Tidak ada siapa-siapa ketika ia menengok spion, hanya kabut tipis bergoyang di antara pepohonan.

Sesampainya di rumah, Reni istrinya langsung menunjukkan benda aneh di teras yaitu bungkusan kain putih kotor yang dililit benang hitam.

Isinya rambut kusut, paku berkarat, dan kain kecil bernoda coklat. Semua jelas bukan benda biasa.

Adul menertawakan benda itu lalu memasukkannya ke jok motor. Tanpa ia sadari, saat lampu garasi mati sendiri, jok motor bergetar pelan seperti ada sesuatu hidup di dalamnya.

Gejala Aneh: Rasa Sakit yang Tak Masuk Akal

Keesokan paginya, Adul ngopi bareng teman-temannya. Tapi kali ini ia tidak bercanda seperti biasa.

Wajahnya pucat, keringat dingin mengucur, dan tangannya terus memegangi perut. Tak lama kemudian Adul muntah darah di warung. Panik pun pecah.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: YouTube

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Santet Sundu: Kisah Dendam karena Kesombongan Berujung Teror Tak Terlihat yang Menghantui

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!