5 Daerah di Indonesia yang Terkenal Punya Santet Terkuat (Freepik/freepik)
INDOZONE.ID - Indonesia dikenal kaya dengan budaya, adat istiadat, dan kepercayaan yang beragam. Di balik kekayaan itu, ada pula cerita mistis yang melekat kuat di masyarakat, salah satunya tentang santet.
Santet sering digambarkan sebagai ilmu gaib yang bisa mencelakai orang lain dari jarak jauh. Beberapa daerah di Indonesia bahkan sangat identik dengan cerita tentang santet.
Kalau kamu penasaran, berikut ini 5 daerah di Indonesia yang terkenal punya santet terkuat.
Banyuwangi sejak lama dikenal sebagai pusat ilmu santet di Indonesia. Julukan 'kota santet' melekat, karena banyak kisah tentang para dukun sakti dari daerah ini.
Konon, santet di Banyuwangi dibagi jadi beberapa jenis. Ada santet hitam untuk balas dendam hingga membuat orang meninggal.
Lalu santet merah yang tidak mematikan, santet kuning untuk membuat orang jatuh cinta, dan santet putih untuk melancarkan usaha.
Baca juga: 4 Santet Paling Kuat di Jawa, Konon Sangat Berbahaya
Di Kalimantan Timur, santet sering dikaitkan dengan ilmu gaib yang dimiliki oleh Suku Dayak. Ilmu tersebut tak hanya digunakan untuk melindungi diri, tapi juga dipercaya bisa menjadi alat balas dendam.
Konon, salah satu kemampuan yang paling ditakuti adalah, mengirimkan penyakit atau malapetaka kepada musuh. Kekuatan gaib Dayak dipercaya berasal dari ritual khusus, dan hubungan mereka yang erat dengan alam serta leluhur.
Santet Dayak sering disebut ilmu teluh atau ilmu sirep, yang konon bisa membuat orang sakit mendadak, kerasukan, bahkan meninggal. Ada juga ilmu panglimanan yang dipercaya bisa membuat seseorang kebal dari senjata tajam.
Suku Baduy dikenal sangat menjaga tradisi dan kehidupan spiritual. Mereka menutup diri dari pengaruh luar demi melestarikan alam dan budaya. Di balik itu, masyarakat Baduy juga percaya dan mempraktikkan berbagai ilmu gaib, termasuk santet.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Wikipedia